Dicari via Facebook, Remaja Ini Tewas Ditemukan di Jurang Dalam Kodisi Mengenaskan

  • 2018-06-12 penulis : Fino
  • Editor :junaedi
  • dibaca :169084
Dicari via Facebook, Remaja Ini Tewas Ditemukan di Jurang Dalam Kodisi Mengenaskan Remaja yang tewas dengan kondisi bagian atas menjadi tengkorak, diduga bernama Dicky. Dia ditemukan bersama sepeda motor Kawasaki Ninja DA 5954 LS yang sempat dicari pemiliknya warga Kebonsari Tumpang lewat Facebook pada 7 Juni lalu.(ist)

MALANG - Seorang remaja ditemukan tewas mengenaskan, bagian kepalanya sudah menjadi tengkorak di jurang perbatasan Desa Pandansari, Poncokusumo, Kabupaten Malang, Selasa (12/6).

Peristiwa ini segera menyeruak, terlebih setelah diupload oleh warganet ke komunitas sosial facebook. Polisi yang juga menerima informasi segera mendatangi TKP dan melakukan olah TKP.

Sebegitu jauh belum diketahui penyebab kematian remaja malang itu. Yang pasti, dari data yang dikumpulkan di TKP, korban ditemukan sekitar pukul 11.30. 

Mayatnya masih lengkap perkaian celana panjang dan berjaket dan kondisi tengkurap. Sedangkan tak jauh dari jasadnya, ada sependa motor Kawasaki Ninja biru  DA 5954 LS.

Diduga korban bernama Dicky. Identitasnya tertulis dalam sebuah unggahan dari akun Facebook bernama Dandy Z. Dalam unggahan tersebut, nama Dicky Togk dituliskan di bagian dada dalam foto unggahan itu.

Masyarakat saat penemuan mayat korban dan jasad dengan kepala yang nyaris menjadi tengkorak dan motor tak jauh dari korban.(netizen)

Remaja yang ditampilkan dalam foto tersebut, dicari oleh pemilik motor Kawasaki Ninja biru bernopol DA 5954 LS. Postingan tersebut diunggah lima hari lalu pada 7 Juni 2018. 

Sedangkan Jasad remaja yang ditemukan, mirip dengan ciri-ciri Dicky. Terlebih ditemukan bersama sepeda motor yang dicari-cari oleh pemiliknya warga Kebonsari, Tumpang. 

“Benar, kondisi kepalanya sudah menjadi tengkorak. Sepeda motornya juga ada di sebelahnya,” kata salah satu petugas PMI yang menjemput jenazah tersebut di lokasi kejadian. 

Jasad korban pun segera di evakuasi ke RSSA Malang sekitar pukul 14.30 WIB. Anggota komunitas relawan Es Teh Anget Aphan membenarkan jam penjemputan jenazah tersebut di Pandansari Poncokusumo.(fin)
 

Berita Terkait