Jasad Remaja di Jurang Poncokusumo Dipastikan Dicky Yang Dikabarkan Hilang Sejak 1 Juni

  • 2018-06-13 penulis : Fino
  • Editor :junaedi
  • dibaca :39530
Jasad Remaja di Jurang Poncokusumo Dipastikan Dicky Yang Dikabarkan Hilang Sejak 1 Juni Polisi ketika melakukan olah TKP dan motor yang diamankan petugas.(ist)

MALANG – Polisi memastikan jasad remaja yang tewas di jurang Curah, Desa Pandansari, Poncokusumo, Kabupaten Malang adalah Dicky Hattayama, 15, warga Jalan Kamboja, Kebonsari, Tumpang.

Kapolsek Poncokusumo AKP Agus Siswo didampingi Kanit Reskrim Polsek Poncokusumo, Aiptu Andik Risdianto menerangkan pihaknya sudah melakukan olah TKP dan hasilnya sementara korban diduga mengalami kecelakaan.

“Tapi lebih rincinya masih kami dalami dalam penyelidikan nanti,” kata Andik. 

Kepastikan korban adalah Dicky, didapat sementara dari sejumlah barang yang ditemukan di TKP. Barang-barang itu diyakini keluarganya milik Dicky.

Dicky dikabarkan menghilang sejak sejak 1 Juni 2018. Saat itu, ia memakai motor Kawasaki Ninja biru. Motor itu dipinjam dari salah seorang kerabatnya. Namun sejak itu, korban tak pernah pulang ke rumahnya.

Sedangkan polisi di TKP, selain mendapati jasad remaja yang sudah tidak bisa dikenali, tapi masih mengenakan pakaian lengkap. Juga mendapati motor Kawasaki Ninja, DA 5954 LS.

Juga ada sandal jepit, jam tangan Adelon, sarung tangan, celana jeans dan kaos hitam korban. Barang-barang itu kini diamankan polisi sebagai barang bukti.

Polisi menduga kasus ini kecelakaan lalu lintas. Indikasinya tidak ada barang korban yang hilang. Tapi untuk memastikan, polisi masih menunggu hasil otopsi.

Didapat keterangan, sebelumnya, Dicky bertamu kerumah Nurul Efendi, 24, kawannya di Pandansari pada 1 Juni 2018 pagi hari. Setelah itu, pukul 12.00 WIB, Dicky menerima telepon dari saudaranya agar pulang untuk mengembalikan kunci motor rumah yang terbawa.

Dicky pun meminjam motor Kawasaki Ninja kepada Nurul dan berangkat menuju Tumpang pada 13.00 WIB. Hanya saja, Nurul tidak mendapat kabar dari Dicky hingga sore hari. 

Nurul mendatangi rumah Dicky di Tumpang. Tapi, keluarganya juga tak tahu kemana perginya Dicky. Keluarganya juga sedang mencari.

Setelah tiga hari tak kunjung ada kabar, Nurul bertemu keluarga Dicky dan meminta ganti secara kekeluargaan.

Berita Terkait

Baca Juga