Tiga Copet Pemudik dalam Bus Tentrem Dibekuk di Kepanjen

  • 2018-06-13 penulis : Agung Priyo
  • Editor :junaedi
  • dibaca :55040
Tiga Copet Pemudik dalam Bus Tentrem Dibekuk di Kepanjen Tiga pelaku copet pemudik di dalam bus Tentrem yang ditangkan polisi di Kepanjen

MALANG - Tiga pelaku copet dibekuk sesaat setelah mencopet dompet milik penumpang bus Tentrem, tujuan Malang-Blitar, Rabu (13/6) siang. Mereka tertangkap basar dan diamankan di dalam bus ketika melintas di Jalan Lingkar Barat (Jalinbar), Kepanjen, Kabupte Malang.

Mereka adalah Irfan, 30, warga Desa Mojosari, Kepanjen. Sugeng Hariadi, 45, warga Jalan Supiani, Desa Majangtengah, Dampit dan M. Khuzaini, 37, warga Gang Regulo, Desa Cempokomulyo, Kepanjen.

"Ketiga kini masih dalam diperiksa penyidik Reskrim Polres Malang. Mereka ini satu jaringan dan kasusnya masih terus dikembangkan," ungkap Kasubag Humas Polres Malang, AKP Farid Fathoni.

Korban kelopok copet ini adaa dua orang, Selly Ana Dewi, 21, warga Dusun Depok, Desa Gampingan, Pagak, dan Anjar Dwi Cahyono, 19, warga Jalan Pahlawan Trip, Desa Jatikerto, Kromengan.

Penangkapan bermula saat petugas gabungan dari Polres Malang sedang melakukan razia di simpang tiga Jalinbar, Kepanjen. Operasi gabungan itu, dalam giat Cipta Kondisi jelang Lebaran.

Ketika hendak memulai kegiatan, petugas mendapati korban Selly dan temannya Nunung Baiduroh, menangis usai turun dari bus Tentrem. Mereka yang rencana pulang setelah kerja di Surabaya mengaku kalau dompetnya hilang, kecopetan di dalam bus.

Mendapat laporan itu, puluhan petugas langsung mengejar Bus Tentrem. Bus berhasil dihentikan di tengah-tengah Jalinbar. Dengan pengawalan, bus kemudian diarahkan ke Terminal Talangagung, Kepanjen.

Saat di terminal seluruh penumpang diperiksa. Ketiga pelaku yang ketakutan, membuang dompet hasil mencopet yang berisi uang Rp 1,4 juta, untuk menghilangkan barang bukti.

"Mereka awalnya mengelak dan tidak mengakui. Namun ada dua saksi penumpang yang mengetahui ketiganya mencopet dan berusaha membuang dompet," jelas mantan Kapolsek Pakisaji ini.

Karena ada barang bukti dan saksi, ketiganya langsung digelandang ke Mapolres Malang. Di tengah pemeriksaan, ketiganya ternyata juga mencopet dompet milik Anjar Dwi Cahyono.(agp)
 

Berita Terkait

Baca Juga