Sosialisasikan Pemangkasan Pajak untuk UMKM, Presiden Berharap Pengusaha Kecil Manfaatkan KUR | Berita Hari ini

Sosialisasikan Pemangkasan Pajak untuk UMKM, Presiden Berharap Pengusaha Kecil Manfaatkan KUR

  • 2018-06-23
  • Editor :junaedi
  • dibaca :2012
Sosialisasikan Pemangkasan Pajak untuk UMKM, Presiden Berharap Pengusaha Kecil Manfaatkan KUR Presiden Jokowi bersama istri Iriana Jokowi usai meresmikan PPh Final UMKM 0,5 persen di Jawa Timur Expo, di Surabaya, Jumat, 22 Juni 2018. (dok. Biro Pers Setpres)

DENPASAR- Presiden Joko Widodo (Jokowi) mensosialisasikan pemangkasan Pajak Penghasilan (PPh) final usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kepada lebih dari seribu pelaku UMKM di wilayah Bali, Sabtu (23/6).

Pemangkasan PPh untuk UMKM itu dari yang semula tarifnya dari 1 persen menjadi 0,5 persen.

Kepada para pelaku UMKM, Jokowi mengaku banyak mendapat keluhan soal besarnya tarif pajak yang dipatok. Setiap kali ke daerah, dia sering mendengar keberatan dari pelaku UMKM. 

"Pak, 1 persen itu gede lho, Pak. Kita berat, Pak," ujar Jokowi menirukan ucapan masyarakat, dalam acara sosialisasi di kawasan Sanur, Bali.

Pemerintah menjawab keluhan itu dan merevisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 46 Tahun 2013 menjadi PP Nomor 23 Tahun 2018. Dalam aturan yang baru ditandatangani presiden tiga hari lalu itu, PPh final UMKM diturunkan setengahnya.

Selain mengurangi jumlahnya, pemerintah juga memberikan kemudahan lain melalui revisi beleid tersebut. "Pelaku-pelaku usaha kecil, mikro diberi pilihan boleh pakai buku, boleh pakai PPh final," ujarnya.

Menurut Presiden, pengurangan PPh final untuk UMKM ini diharapkan mampu mendorong pelaku mengembangkan usahanya ke tingkat yang lebih tinggi. Sisa peluang dari keuntungan bisa digunakan untuk ekspansi usaha. 

"Sehinggar usaha mikro itu bisa tumbuh melompat menjadi usaha kecil, usaha kecil bisa melompat menjadi usaha menengah, dan usaha menengah bisa melompat menjadi usaha besar."

Mantan Wali Kota Solo ini juga berharap pemangkasan PPh final bisa membuat pelaku UMKM lebih taat membayar pajak. 

"Keinginan kami dengan PPh final 0,5 persen ini, supaya basis pajak kita menjadi naik. Orang berbondong-bondong, pelaku-pelaku usaha semuanya berbondong-bondong supaya patuh untuk membayar pajak karena angkanya sudah dikecilkan separuhnya," katanya.

Di kesempatan itu Jokowi sempat membahas Kredit Usaha Rakyat (KUR). Bunga pinjaman kredit ini sudah diturunkan dari 22 persen menjadi 7 persen karena subsidi APBN.

Jokowi berpesan agar masyarakat memanfaatkan bantuan pinjaman tersebut untuk mengembangkan usaha mikro dan

Berita Terkait

Baca Juga