Warga Bantur masih Harus Bersabar Menunggu Jembatan Jurang Klampok | Berita Hari ini

Warga Bantur masih Harus Bersabar Menunggu Jembatan Jurang Klampok

  • 2018-06-29 penulis : Agung Priyo
  • Editor :junaedi
  • dibaca :4811
Warga Bantur masih Harus Bersabar Menunggu Jembatan Jurang Klampok ilustrasi jembatan

MALANG - Keinginan warga segera menggunakan jembatan baja di Jurang Klampok, Desa Srigonco, Bantur, Kabupaten Malang, masih harus besabar. Pembangungan jembatan untuk mengakses ke daerah wisata di Malang Selatan itu baru 25 persen.

"Kondisi bangunannya baru 25 persen. Tahun ini, akan dilanjutkan untuk pembangunan tahap dua," kata Kepala Dinas Bina Marga Kabupaten Malang, Ir. Romdoni, Jumat (29/6).  

Pembangunan tahap dua, sekarang ini sudah sampai proses lelang. Anggarannya lebih besar dari tahap pertama yakni sekitar Rp 7 miliar. Tahap pertama dana yang dikeluarkan Rp 5 miliar. 

Menurutnya, biaya pembangunan tahap dua tersebut, untuk melanjutkan pembangunan pondasi dan jembatan pendekat. 

Karena jembatan baja Jurang Klampok, secara teknis ada tiga bentang beton. Yakni sisi kanan - kiri dan tengahnya rangka baja. 

"Jembatan ini nanti mirip seperti jembatan di Desa Wonokerto, Kecamatan Bantur. Dimana tengahnya adalah rangka baja," jelasnya. 

Bangunan bentang pondasi sisi kanan dan kiri, akan diselesaikan tahun ini. Termasuk jalan sisi jembatan sepanjang 1 kilometer yang juga akan diselesaikan tahun ini. 

"Untuk jalan sisi jembatan sedang dikerjakan. Mulai dari pengurakan sampai pemadatan jalan," terangnya.

Sedang untuk rangka jembatan di sisi tengah, Dinas Bina Marga Kabupaten Malang, sedang mengajukan bantuan ke Kementerian PU. Karena anggaran untuk rangka baja tersebut, sangat besar sekitar Rp 8 miliar. 

Sebelum ada jembatan baja ini, wisatawan yang ingin ke lokasi pantai seperti Balekambang, harus melewati Jurang Mayit. Jalannya curam dan rawan terjadi kecelakaan. 

Jembatan ini yang diharapkan akan menjadi jalan lintas menghindari jurang mayit itu.(agp/lim)

Berita Terkait

Baca Juga