Waspadai Ini! Jika Anda sudah Cukup Waktu Tidur tapi Masih Saja Mengantuk

  • 2018-07-17
  • Editor :junaedi
  • dibaca :3008
Waspadai Ini! Jika Anda sudah Cukup Waktu Tidur tapi Masih Saja Mengantuk Waspada dengan mengantuk, jika anda merasa sudah cukup waktu istirahat tetapi masih mengantuk seharian.(ist)

MENGANTUK hal yang lumrah. Namun ketika seharian masih ngantuk saja padahal sudah cukup tidur, rasanya patut waspa da apa? Simak yang berikut. 

Mengantuk sebenarnya bukan cuma urusan kurang tidur dan kelelahan. Mengantuk seharian bisa saja disebabkan karena adanya gangguan tidur. 

Dikutip dari Hello Sehat dan cnnindonesia, ada tiga gangguan tidur yang membuat orang bisa ngantuk sepanjang hari. 

1. Obstructive sleep apnea
Sleep apnea merupakan gangguan tidur yang menyebabkan pernapasan sering berhenti saat tidur. Obstructive Sleep Apnea (OSA) atau sleep apnea obstruktif merupakan jenis sleep apnea yang membuat orang mengantuk sepanjang hari. 

Napas dapat berhenti sekitar 10-20 detik dan bisa terjadi ratusan kali selama tidur. Mereka yang mengalami OSA dapat terbangun meski mereka tak menyadari kalau mereka terbangun. Akibatnya, orang tak bertenaga dan kurang produktif saat beraktivitas. 

OSA sendiri adalah  Salah satu gejala yang paling tampak adalah mendengkur. Selain mendengkur, orang juga dapat tersedak atau napas yang tersengal-sengal saat tidur. 

2. Narkolepsi

Gangguan tidur yang paling umum adalah narkolepsi yakni kondisi kelainan saraf sehingga membuat orang tak mampu mengontrol siklus tidur atau bangun. Hingga kini penyebabnya belum diketahui pasti. 

Akan tetapi, para ahli meyakini narkolepsi disebabkan oleh kurangnya senyawa hypocretin dalam otak. Senyawa ini mengatur kesadaran saat terjaga dan keadaan REM atau rapid eye movement atau tahapan tidur seseorang. 

Narkolepsi membuat orang sulit mengendalikan rasa kantuk, terutama siang hari. Orang pun bisa tidur kapan saja, bahkan di tengah aktivitas. 

Gejala paling umum dari narkolepsi adalah rasa kantuk berlebihan di siang hari. Sleep attack juga hal yang umum dialami. Penderitanya bisa tertidur saat bekerja atau berkendara dan saat terbangun mereka tak bisa mengingat apapun. 

3. Restless legs syndrome (RLS)

Restless Legs Syndrome (RLS) sering disebut sebagai penyakit Willis-Ekbom. RLS merupakan kondisi kelainan saraf yang mengakibatkan orang tidak dapat mengendalikan pergerakan kakinya. Orang biasanya merasakan

Berita Terkait

Baca Juga