Pikap dan Truk Fuso Tabrakan, Sopir Teriak Minta Tolong karena Terjepit

  • 2018-07-20 penulis : Fino
  • Editor :junaedi
  • dibaca :2163
Pikap dan Truk Fuso Tabrakan, Sopir Teriak Minta Tolong karena Terjepit Laka Jalan Raya Gembrung, Tunjungtirto,  Singosari, Kabupaten Malang, dua truk bertabarakan dan masyarakat sekitar ketika memberikan pertolongan kepada sopir yang terjepit.(ist)

MALANG –Kecelakaan yang melibatkan dua kendaraan pikap dan truk terjadi di  Jalan Raya Gembrung, Tunjungtirto,  Singosari, Kabupaten Malang, Jumat (20/7) pagi. Sopir pikap sempat terjepit di antara stir dan jok mobil. Beruntung ia selamat dan segera dilarikan ke rumah sakit. 

Keterangan di TKP, kecelakaan ini melibatkan truk Mitsubishi pickup N 8831 KE yang dikendarai oleh Kasiyan, 63, warga dusun Krajan desa Giripurno Bumiaji, dan  truk Fuso N 8003 UH yang dikemudikan Narsim, 55, warga Karangjati Ardimulyo Singosari.

Sebelum kejadian, truk Mitsubhisi berjalan dengan kecepatan sedang dari arah barat ke timur. Pikap yang biasa digunakan untuk memuat kiriman gula kapuk, mendadak mengambil haluan ke kanan.

Dalam waktu yang bersamaan, muncul truk dari arah berlawanan. Karena jarak yang dekat, kedua kendaraan gagal menghindari kecelakaan. Akibatnya tabrakan tak terhindarkan. 

Kasiyan mengalami luka, terjepit antara kursi dan kemudi. Dalam kodisi sadar, Kasiyan sempat teriak minta tolong dan mengerang kesakitan. Warga yang mengetahui ini segera memberikan pertolongan.

Selang hampir 10 menit, Kasiyan berhasil dikeluarkan dari himpitan itu. Kasiyan mengalami luka memar pada perut dan pada ulu hatinya. Dia pun segera dilarikan ke RS Prasetya Husada Karangploso untuk mendapatkan perawatan.

Menurut Kanit Laka Lantas Polsek Singosari, AKP Bambang Shidiq kasus ini sedang dalam penangannya. Petugas saat itu segera mengevakuasi baik korban maupun kendaraan yang terlibat kecelakaan untuk kepentingan kelancaran lalu lintas. 

“Kasusnya Unit Laka Satlantas Polres Malang. Petugas lapangan melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi. Kendaraan segera diderek sehingga jalur lalu lintas di kawasan itu tetap normal lancar,” tutur Bambang.(fin)

Berita Terkait

Baca Juga