Kekurangan Guru Masih Terjadi di Kota Malang

  • 2018-07-24 penulis : rosi
  • dibaca :11488
Kekurangan Guru Masih Terjadi di Kota Malang Ilustrasi Guru SD

MALANG – Di Kota Malang masih kekurangan guru jenjang SD baik negeri maupun swasta sebanyak 600 PNS. Berdasarkan data sekolah 2017/2018, total lembaga pendidikan yang ada di Kota Malang sebanyak 273 sekolah dengan jumlah guru mencapai 4.209 orang. Dari jumlah ini secara terperinci guru yang masih kekurangan yakni 400 guru kelas, 100 guru olah raga, dan 100 guru agama.
Trisnawati, Kepala Bidang Pembinaan dan Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan Kota Malang, mengungkapkan, kekurangan guru ini tidak hanya dialami di Kota Malang. Beberapa kota di Indonesia lainnya juga mengalami. Malang sendiri guru SD PNS kurang 600 orang .
“Khususnya guru kelas ini hampir seluruh Indonesia kekurangan, kalau kami dikasih ya mau. Kalau SD mencari kekurangan ini susah, namun jenjang SMP selalu ada dinamika,” ujar Trisna.
Ia melanjutkan, dinamika tersebut yakni selalu ada pindah dari tempat satu ke tempat lainnya. Misalnya ada guru yang meninggal, bisa dicarikan ke sekolah yang gurunya lebih atau sekolah yang kelebihan guru bisa dipindah ke sekolah yang kekurangan guru.
“Namun tidak serta merta dipindah, tetap harus ada kesediaan dari sekolah asal maupun sekolah tujuan supaya tidak timbul permasalahan,” ujarnya.
Kekurangan guru ini juga dirasakan hampir semua SD di Kota Malang. Begitupun juga dengan SDN Kauman 1 dan SDN Bareng 3 yang mengalami kekurangan guru kelas dan olahraga.
Kepala SDN Kauman 1 sekaligus Plt Kepala SDN Bareng 3, Dra. Anita Rose Maria, M.Pd, menyampaikan, kekurangan guru PNS tidak terjadi pada tahun ini saja, dan hampir di semua SD sehingga untuk mengisi kekosongan menyiasatinya dengan Guru Tidak Tetap (GTT).
“Guru kelas di SDN Kauman 1 dan SDN Bareng 3 kekurangan sebanyak 3 orang PNS, sehingga kami isi dengan GTT. Guru olahraga keduanya kurang satu PNS dan satu GTT, memang guru

Berita Terkait

Baca Juga