Avanza Rombongan Santri Tebu Ireng Jombang Terguling, Satu Tewas

  • 2018-07-25 penulis : febri
  • Editor :husnun
  • dibaca :7083
Avanza Rombongan Santri Tebu Ireng Jombang Terguling, Satu Tewas Kondisi mobil Toyota Avansa ketika terguling di TKP.(ist)

BATU – Kecelakaan tunggal yang mengakibatkan satu orang meninggal dan tujuh lainnya luka-luka terjadi terjadi di Jalan Abdul Manan Wijaya, Desa Pandesari, Pujon, Kabupaten Malang, Selasa (24/7).

Peristiwa ini terjadi diduga sopir tak menguasai kendaraannya Toyota Avanza, L 1533 SV. Mobil yang mengangkut rombongan dari Ponpes Tebu Ireng Jombang ini,  hingga meluncur tak terkenali, terguling hingga terhenti setelah menabran pagar Masjid Pandesari. 

Korban meninggal adalah Dio, 18 , warga Pondok Tebu Ireng Jombang. Dia adalah sopir Avanza. Sebelumnya, ia terpental keluar mobil ketika kendaraan ini terguling dan membentur tembok pembatas masjid. 

Korban mengalami luka parah dan bersibah darah pada bagian kepala dan meninggal di lokasi kejadian. 

Informasi yang didapat, Avanza warna hitam berpenumpang tujuh orang ini berjalan dengan kecepatan tinggi dari arah timur ke barat (Batu menuju Jombang). Saat di jalan menikung, Avanza ini berusaha menghindari kendaraan lain. Namun mendadak mobil tak terkendali. 

Mobil ini oleng ke kiri lalu berbelok ke kanan hinggga terguling dan berhenti setelah menabrak tembok pembatas masjid.  Mobil pun mengalami rusak parah.
 
Warga sekitar berdatangan mendatangi lokasi dan berusama menolong korban. Sementara itu petugas Laka Lantas Polres Batu yang datang datang ke lokasi dan mengevakuasi para korban dan menangani kejadian ini.

Korban luka-luka segera dilarikan ke Puskesmas Pujon sedangkan korban meninggal dilarikan RS Hasta Brata, Batu.

Mereka yang mengalami luka-luka antara lain Muhammad Fahim, 17 tahun, Muklis Sarifudin, 17 tahun, dan Abdul Roghib, 17 tahun. Semuanya santri Tebu Ireng.
 
‘’Ada dugaan, sopir tidak menguasai kendaraan ketika jalan menikung.  Kami masih melakukan penyelidikan,’’ terang Kanit Laka Polres Batu, Ipda Anton Hendrik Subagyo. (feb)

Berita Terkait

Baca Juga