Inilah Pengusaha Muda Baru yang Masuk Deretan Orang Terkaya Indonesia

  • 2018-07-26
  • Editor :junaedi
  • dibaca :4729
Inilah Pengusaha Muda Baru yang Masuk Deretan Orang Terkaya Indonesia ilustrasi.(rista)

JAKARTA-Inilah para pengusaha muda Indonesia yang memulai usaha rintisan (start up) dan telah memetik hasil gemilang . Empat pebisnis pemula yang mengandalkan teknologi sebagai acuan meraup kocek tahun ini masuk dalam daftar 150 orang terkaya di Indonesia.

Daftar 150 Richest Indonesian versi Majalah Global Asia edisi Juni 2018 menyebut sejumlah start up nasional kini telah berhasil berkembang sebagai unicorn dalam beragam layanan.

Ferry Unardi, CEO Traveloka, start up bidang agen travel masuk dalam daftar 150 orang terkaya di Indonesia. Dengan kekayaan mencapai USD 145 juta, Ferry bersama Derianto Kusuma menempati urutan ke 146.

William Tanuwijaya dan Leontinus Alfa Edison, pemilik situs belanja daring (online) Tokopedia menduduki peringkat 148 dengan jumlah kekayaan mencapai USD 130 juta.

Pendiri situs perdagangan elektronik Bukalapak Achmad Zaky berada di urutan 149. Bersama Nugroho Herucahyono, mereka memiliki total kekayaan USD 105 juta.

Nadiem Makarim, pendiri perusahaan jasa transportasi berbasis aplikasi online PT Go-jek Indonesia menempati urutan buncit ke-150. Bersama Michaelangelo Moran, dirinya memiliki nilai kekayaan sebesar USD 100 juta.

Pengusaha lain yang baru masuk dalam daftar orang terkaya ialah Patrick Walujo, pimpinan perusahaan private equity Northstar Capital memiliki kekayaan mencapai USD 200 juta dan sukses menempati urutan 131 orang terkaya di Indonesia.

Sektor perhiasaan dan gaya hidup juga ternyata memberi peluang besar untuk mengoleksi pundi-pundi. Buktinya, Stefanus Lo, 50 and family, pemilik perusahaan perhiasan, gaya hidup dan properti Franc & co tiba-tiba merangsek ke nomor 87 dengan kekayaannya yang mencapai USD 465 juta.

Dalam artikel yang terkait daftar 150 orang terkaya di Indonesia itu, seorang mantan ahli teknologi Go-Jek mengatakan kesempatan bagi para pendiri start up untuk menjadi miliarder sangat besar, meski tetap bergantung pada sejumlah faktor.

Menurut pria yang tak ingin disebut namanya tersebut,

Berita Terkait

Baca Juga