BPJS Kesehatan dan Presiden Joko Widodo, Digugat Penderita Kanker Payudara

  • 2018-07-27
  • dibaca :5929
BPJS Kesehatan dan Presiden Joko Widodo, Digugat Penderita Kanker Payudara Ilustrasi kantor BPJS Kesehatan

positif.
Di Indonesia, trastuzumab awalnya masuk daftar obat yang dijamin BPJS Kesehatan sesuai Keputusan Menteri Kesehatan RI tentang Formularium Nasional 2018 yang ditetapkan pada 28 Desember 2017. Namun mulai 1 April 2018, obat ini harus didepak dari daftar obat yang dijamin BPJS Kesehatan.
Menurut Nopi Hidayat, Kepala Humas BPJS Kesehatan, keputusan ini sesuai dengan keputusan Dewan Pertimbangan Klinis bahwa trastuzumab tidak memiliki dasar indikasi medis untuk digunakan pasien kanker payudara metastatik walaupun dengan restriksi. Selain itu, obat ini harganya mahal. (CNN)

Berita Terkait

Baca Juga