Banyak Nelayan Istirahat Melaut, Harga Ikan Naik

  • 2018-07-28 penulis : Ira Ravika
  • Editor :goly
  • dibaca :9614
Banyak Nelayan Istirahat Melaut, Harga Ikan Naik Pedagang pasar besar kota Malang tetap berjualan ikan laut meskipun suplai menurun akibat nelayan tidak melaut

MALANG – Berkurangnya suplay ikan di pasar besar Kota Malang, membuat harga ikan laut mengalami kenaikan. Suplai ikan berkurang sejak sepekan terakhir. ”Katanya karena ombaknya besar. Tapi beruntung masih ada kiriman, meskipun tak sebanyak  hari-hari biasanya,’’ kata Nurul Hikmah, salah satu pedagang di Pasar Besar Malang (PBM).
Nurul mengatakan akibat suplai berkurang, harga ikan laut mengalami kenaikan, antara Rp 5000 sampai Rp 10 000 per kilogram. Seperti ikan tuna, biasanya ikan laut segar itu dijual Rp 30 000/kg. Tapi sejak sepekan ini harganya menjadi Rp 35 ribu per kilogram. Begitu juga tongkol segar yang biasanya dijual Rp 25 ribu sejak sepekan dijual Rp 30 ribu per kilogram.
”Kami terpaksa menaikkan harganya, karena dari distributornya juga naik,’’ ungkap Nurul.
Kenaikan harga ini, kata Nurul, mempengaruhi angka pembelian. Menurut dia, banyak warga yang biasanya mengkonsumsi ikan laut memilih untuk mengkonsumsi lauk lain.
Hal yang sama juga diungkapkan Maria Ulfa, Salah satu pedagang ikan di PBM, yang mengaku ada kenaikan harga untuk masing-masing jenis ikan laut. Kenaikan itu terjadi seiring dengan berkurangnya suplai ikan di pasar tersebut.
”Biasanya kami untuk salah satu jenis ikan dapat suplai sampai dengan 30 kilogram. Tapi sekarang rata-rata hanya diberi 5 kilogram saja. Lantaran itulah harganya naik,’’ ungkapnya.
Ulfa juga mengatakan, permintaan warga akan ikan laut juga sangat tinggi, sehinga harga ikan pun naik.”Kayak ini, jenis ikan kembung, selar dan kuniran. Biasanya harganya Rp 30 ribu per kilogram. Sekarang Rp 35 ribu,’ katanya.
Ditanya sebab turunnya suplai ikan laut, Ulfa mengaku karena banyak nelayan yang tidak melaut, karena takut. Angin kencang, menjadi faktor utama para nelayan enggan melaut. ”Katanya seperti itu, gelombang laut sangat tinggi, jadi banyak nelayan yang memilih istirahat melaut,’’ tuturnya.
Maria berharap, berkurangnya suplai, dan

Berita Terkait