Generasi Z Mengikuti Perkemahan Pramuka di Halaman Unisma

  • 2018-07-29 penulis : Ditta Diah
  • Editor :goly
  • dibaca :11444
Generasi Z Mengikuti Perkemahan Pramuka di Halaman Unisma Sebanyak 470 peserta pramuka mengikuti perkemahan di halaman Unisma

MALANG - Mengenalkan kegiatan pramuka pada generasi Z (generasi yang lahir pada tahun 1995 dan seterusnya), terbilang susah-susah gampang. Pasalnya, generasi yang tak bisa lepas dari gadget ini, sudah pasti memerlukan metode kekinian dalam meningkatkan partisipasi aktif kepramukaan. Terlebih adanya kurikulum 2017 yang mewajibkan pelajar mengikuti pramuka.
“Pramuka dulu dengan yang sekarang sudah berbeda, maka diperlukan pendekatan yang berbeda,” ujar Pembina Racana Islam KH Oesman Mansoer dan Nyai Khoiriyah Hasyim Pangkalan Unisma, Noor Shodiq Iskandar MM.
Pramuka sejak dulu telah membentuk generasi muda yang mandiri, santun, serta kreatif. Sehingga generasi anggota pramuka selalu siap dengan kondisi apa saja. Saat ini kegiatan pramuka ditingkatkan melalui lomba keagamaan pramuka, seperti yang tengah berlangsung pada jenjang Sekolah Menengah Atas se-Jawa Timur. Lomba keagamaan pramuka ini dibuka di Universitas Islam Malang (Unisma) hingga 31 Juli 2018.
“Lomba hanya sebagai simbol saja, saat ini juga terdapat lomba tepat guna untuk mengakomodasi pikiran baru anak muda. Sementara untuk kuliah, pembelajaran dasa dharma pramuka juga harus diterapkan,” beber Shodiq.
Lomba Keagamaan Pramuka (LKP) jenjang Sekolah Menengah Atas se-Jawa Timur, diikuti sekitar 470 peserta dari 26 pangkalan dengan 14 mata lomba diantaranya kaligrafi, merawat jenasah, pertolongan pertama, sandi morse semapor, lomba teknologi tepat guna, lomba educamp, dan beberapa lomba lainnya.
"Lomba keagamaan tak hanya membuat peserta mengerti kehidupan beragama tapi juga memahami tata cara kehidupan sesuai syariat islam serta menghasilkan pionir muda yang mampu memperbaiki generasi yang akan datang," tutur Wakil Rektor 2 Unisma itu.
Shodiq mengungkapkan, tak ada yang kalah dan menang, sehingga peserta harus berlomba dengan sportif dan menampilkan yang terbaik. Bahkan, siswa SMA yang meraih juara di LKP ini berkesempatan mendapatkan keringanan biaya pendidikan.
"Syukur itu menerima keputusan Allah sebagai keputusan yang terbaik. Selamat berlomba.

Berita Terkait

Baca Juga