Pengasuh Pondok Pesantren Sabilurrosyad, Jadi Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Timur

  • 2018-07-30 penulis : Ira Ravika
  • Editor :goly
  • dibaca :9286
Pengasuh Pondok Pesantren Sabilurrosyad, Jadi Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Timur Foto : KH Marzuki Mustamar

MALANG – KH Marzuki Mustamar terpilih sebagai Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Timur masa khimat 2018-2023. Pengasuh Pondok Pesantren (PP) Sabilurrosyad, Gasek - Malang  ini, akan berduet dengan KH Anwar Mansur yang terpilih sebagai Rois Syuriah PWNU Jawa Timur. Keduanya terpilih saat Konferwil NU tahun 2018 yang digelar di PP Lirboyo.
Marzuki mengatakan, akan membawa NU sebagai wadah yang moderat, tidak ekstrem dalam hal apapun. Moderat yang disampaikan, sebagai organisasi keagamaan, NU tak sekadar memikirkan soal akhirat, tapi juga berpikir tentang dunia. Termasuk tak hanya memikirkan persoalan pribadi namun juga memikirkan tentan sosial.
”Sebagai organisasi keagamaan NU tak melupakan aspek jihad. Aspek jihad yang dimaksud adalah tegas dalam menyikapi sesuatu. Namun juga terus  menjunjung tinggi aspek dakwah. Kami tidak mau terlalu kencang, apalagi menuju pada arah radikal yang mengarah pada kekerasan,’’ kata pria kelahiran 22 September 1966.
Sebagai  lembaga keagamaan, NU moderat selalu menjaga. Baik itu sesama manusia, agama dan negara.
”NU harus humanis dalam menghadapi segala persoalan. Tapi bukan berarti kemudian menerima jika ada hal-hal yang bertentangan dengan agama atau melanggar norma. Sikap tegas NU tetap ditunjukkan jika menemui hal-hal seperti itu,’’ tambah alumni UIN Maulana Malik Ibrahim ini.
Dia menambahkan, NU adalah lembaga yang berkemanusiaan dan berkeislaman. NU adalah lembaga agama nasionalime islam dan islam yang nasionalis.
”Dalam dakwah, kami selalu menjunjung tinggi amar makruf. Jangan sampai,  kita menjalankan kaidah islam, namun negara kacau. Atau sebaliknya, negaranya kenceng, tapi akidahnya kacau. Kami berharap semuanya seiring sejalan. Itu yang kami usung,’’ tambah suami Saidah ini.
Tak kalah penting kata Marzuki sebagai ketua Tanfidziyah yang baru terpilih dia ingin berkhidmad untuk NU dan ingin umat semakin guyub dan rukun, juga sejahtera. Selain itu, dia juga akan membaur dengan umat. ”Makanya, jika

Berita Terkait

Baca Juga