Tiga Wilayah Malang Utara pun Alami Kekeringan Untung Ada Pabrik Berbaik Hati

Tiga Wilayah Malang Utara pun Alami Kekeringan Untung Ada Pabrik Berbaik Hati akibat sulit mendapatkan air bersih, warga di Dusun Setran harus antremalam hari di salah satu pabrik yang memiliki sumur bor .(gilang)

MALANG– Kekeringan di wilayah Kabupaten Malang ternyata tidak saja di kawasan Malang Selatan.  Sejumlah wilayah di daerah Kecamatan Lawang  dan Jabung juga mengalami kondisi serupa.

Di wilayah Malang Utara itu, setidaknya ada dua desa yang mengalami sulit air. Yakni Desa Bedali dan Desa Sidodadi.
 
Sulitnya air di wilayah ini membuat warga di Dusun Setran harus antre di salah satu pabrik yang memiliki sumur bor untuk mendapatkan air bersih. 

Menurut Mahmudah, salah seorang warga Dusun Setran mengatakan, ia harus untuk antre untuk mendapatkan air bersih sejak malam hari di salah satu pabrik yang ada di dusun tersebut. 

“Alhamdulillah ada pabrik yang berbaik hati kepada kami, dengan mempersilakan kami mengambil air bersih pada saat kekeringan ini,” katanya, Senin (30/7).

Dikatakan, untuk  mengambil air bersih, dia harus menggunakan mobil pikap Suzuki Carry. Lantaran harus banyak membawa jeriken yang banyak untuk tempat air. Kondisi ini sudah dia rasakan tiga bulan terakhir. 

Wilayahnya mengalami kekeringan, lantaran distribusi air bersih dari PDAM hanya hidup pada saat pukul 22.00 WIB hingga 03.00 WIB.

“Jadi saya bersama warga lain harus berhemat air. Karena pasokan air sangat terbatas,” keluhnya. 

Untuk mendapatkan air di pabrik itu, kata dia, tidak mudah. Karena harus mengantre bersama warga lainnya. Total 90 KK di Dusun Setran yang mengalami kekeringan pada musim kemarau ini.

“Yang lama itu antrenya. Kami mengantre malam, karena aktivitas penggunaan air di pabrik tersebut saat malam hari tidak banyak,” terangnya. 

“Kalau alasan PDAM yang hanya malam hari airnya ngocor, alasannya karena debit aira berkurang karena kemarau. Kami sudah tiga bulan ini merasakan kesulitan air,” keluhnya.
 

Berita Terkait

Baca Juga