Pelaku Bom Bangil Masuk Gereja, Beralasan Mencari Saudaranya

  • 2018-08-04
  • dibaca :8553
Pelaku Bom Bangil Masuk Gereja, Beralasan Mencari Saudaranya ilustrasi.(ist)

MALANG -  Pelaku bom Bangil, Abdullah alias Anwardi, 43, sebelum tertangkap, ternyata telah lama berkeliaran di sekitar Lawang, Kabupaten Malang. Ia bahkan sempat mendatangi Gereja  Paroki St. Perawan Maria Tak Bernoda - Gereja Jago, di Jalan Argopuro, Lawang, Malang.

Anwardi warga Karang Tanjung RT06 RW07, Kecamatan Serang, Banten Jawa Barat ini, akhirnya dilumpuhkan petugas saat berada di Pasar Lawang, Kabupaten Malang, Jumat (3/8) dini  hari.

BACA JUGA : Terduga Teroris Berkeliaran di Pasar Lawang Selama Dua Pekan

Pelaku Bom Bangil Ditangkap di Lawang, Kabupaten Malang

Sebelumnya, anggota Polsek Lawang menerima informasi masyarakat adanya seseorang pria  yang perilakuknya mencurigakan. Dia mendatangi dan mengaku mencari saudaranya di sekitar Gereja. Tapi Menurut warga, gerak gerik bapak anak satu ini nampak mencurigakan.

Dia mengaku mencari saudaranya yang hilang di sekitar gereja yang selalu ramai jamaah tersebut. Terang saja, warga makin curiga karena ia tidak bisa menyebutkan nama siapa nama saudara yang dicarinya. "Orangnya bawa tas," kata Saiful, 30, warga sekitar.

Polisi pun melakukan patroli di sekitar lokasi gereja yang didatangi suami Dina Rohana, 45, warga Perumahan Arbain, Desa Gempeng, Bangil, Pasuruan tersebut. Alhasil, ia ditemukan di sekitar Pasar Lawang dan menyerang petugas dengan menggunakan pisau saat hendak ditangkap.

“Dia sempat dibawa ke RSUD Lawang sebelum dirawat di IRD RSSA Malang karena luka tembak di kakinya,” ujar sumber terpercaya Malang Post (induk malangpostonline.com) di lingkungan kepolisian Malang ini. Anwardi sempat dibawa ke Mapolres Malang di Kepanjen untuk pemeriksaan.

“Baru pukul 05.25,  ia diserahkan ke Brimob Detasemen B Polda Jatim di Desa Ampeldento, Pakis untuk penanganan lebih lanjut termasuk menjalani pemeriksaan oleh anggota Densus 88 Antiteror Mabes Polri,” papar perwira polisi yang wanti-wanti tidak disebutkan namanya itu.

Berita Terkait

Baca Juga