Pungutan Liar di SDN Tumpang 6 Kabupaten Malang, Ada Paksaan

Pungutan Liar di SDN Tumpang 6 Kabupaten Malang, Ada Paksaan Ilustrasi

orang tua wali murid berkonsultasi kepada kami terkait minimnya bahan ajaran berupa buku. Kemudian, mereka menyepakati bersama untuk membeli LKS dan seragam,” kata dia. Menurutnya, SDN Tumpang 6 saat ini memang terkendala dengan minimnya bahan ajar berupa buku materi pelajaran serta LKS.
“Dana dari Bosnas untuk keperluan buku sudah digunakan. Namun, hingga saat ini buku dari penerbit belum dikirimkan kepada kami. Padahal para siswa kami memerlukan buku tersebut sebagai bahan ajar,” katanya. Berbekal dari itulah orang tua wali murid yang dikoordinir paguyuban maupun dewan kelas itu menyepakati besaran pungutan itu.
Dia megatakan, orang tua maupun wali murid menyepakati besaran pugutan tersebut, karena prihatin belum datangnya buku bahan ajaran dari penerbit. “Kalau buku dari peenerbit tidak segera datang, maka murid kesulitan mengikuti kegiatan belajar mengajar. Malah kami dari sekulah berterimakasih atas inisatif dari orang tua yang peduli kepada sekolah dan kegiatan belajar mengajar anak didiknya,” pungkasnya. (big)

Berita Terkait

Baca Juga