Bacokan, 3 PKL Alun-Alun Kota Batu Terluka

Bacokan, 3 PKL Alun-Alun Kota Batu Terluka polisi berjaga di rumah sakit Hasta Brata Batu untuk menjaga korban bacokan di Alun-Alun Kota Batu

BATU - Relokasi PKL Alun-Alun Kota Batu berbuntut panjang, hingga pada rabu (8/9) sekitar pukul 22.30 WIB, telah terjadi peristiwa perkelahian sesama PKL. Perkelahian itu mengakibatkan tiga PKL mengalami Luka-luka Bacok. Surya Candra dan Rendra Oni Fernando, asal Kampung Kali Putih, Kelurahan Sisir, Kota Batu terluka. Penjual Sate Malaysia di Jalan Kartini ini mengalami luka bacok di bagian kepala.
Satu korban lainnya adalah Christiant Adi Chandra, penjual Ceker Pedas di Jalan Munif asal Perumahan Wilis, Kelurahan Sisir, Kota Batu. Ia mengalami luka tusuk di bagian paha sedalam 3 cm.
Sedangkan diduga sebagai pelaku pembacokan adalah Christiant Aries, adik Chrisriant Adi Candra. Saat ini, Christiant Aries masih dalam pengejaran anggota Satreskrim Polres Kota Batu, karena pelaku kabur setelah kejadian.
Bambang, jukir di TKP hanya tahu ada dua korban yang terjatuh akibat dibacok. Yakni Candra dan Rendra, anaknya. "Kemudian saya bawa ke RS Hasta Brata," ujarnya.
Beberapa PKL Alun-Alun Kota Batu menyesalkan peristiwa bacokan yang mengakibatkan tiga orang terluka. Sebab, menurut mereka, pertikaian dengan senjata tajam itu seharusnya tidak terjadi kalau saling mengerti.
"Sebelumnya para pedagang telah mengingatkan Christiant Adi Candra dan adiknya Christiant Aries agar berjualan di tempat yang telah disepakati oleh semua pedagang. Namun mereka tetap saja berjualan di Jalan Munif," ujar salah satu pedagang yang enggan disebutkan namanya.
Kapolres Kota Batu, AKBP Budi Hermanto, Kamis (9/8) dini hari mengatakan, Peristiwa bacokan yang terjadi di Alun-Alun Kota Batu berawal dari perselisihan antara PKL sendiri.
"Permasalahan yang melibatkan PKL Alun-Alun Kota Batu tersebut karena relokasi tempat. Sehingga ada beberapa PKL yang tidak mendapat bagian tempat dan akhirnya nekat berjualan di tempat yang tidak diperbolehkan," katanya.
Pemkot Batu memang telah merelokasi PKL

Berita Terkait

Baca Juga