Duel Berdarah PKL Alun-alun Batu karena Dendam

  • 2018-08-09 penulis : kerisdianto
  • Editor :junaedi
  • dibaca :5964
Duel Berdarah PKL Alun-alun Batu karena Dendam Korban duel sesama PKL di ALun-alun Kota Batu yang sedang dalam perawatan rumah sakit.(kerisdianto)

BATU-Kasatreskrim Polres Batu, AKP Anton Widodo menyebutkan duel berdarah sesama pedagang kaki lima (PKL) Alun-Alun Kota Batu, karena dendam pribadi. Tidak ada kaitannya dengan relokasi PKL di tempat itu.

"Tidak ada sangkut pautnya dengan relokasi penertiban PKL. Kami juga sudah amankan pelaku yang sempat kabur,” kata Anton, Kamis (9/8).

Empat orang PKL di Alun-alun Kota Batu, Rabu (8/8) malam sekitar pukul 22.30 wib, terlibat duel berdarah. Tiga orang mengalami luka-luka serius.

Mereka adalah Surya Candra alias Cala, 42, dan Rendra Oni Fernando, 23, anaknya, warga Kampung Kali Putih, Kelurahan Sisir, Kota Batu. Keduanya menderita luka bacok.

Satu korban lagi yaitu Christiant Adi Chandra, 44, penjual Ceker Pedas di Jalan Munif asal Perumahan Wilis, Kelurahan Sisir, Kota Batu. Ia mengalami luka tusuk di bagian paha.  

Menurut Anton, pelaku penganiayaan berat ini adalah Aries Dwi Shristianto, 36, adik Chrisriant Adi Candra. Dia sudah ditangkap dan kini sedang dalam pemeriksaan intensif.  

“Kami mencari keterangan dari para saksi karena korbannya tiga orang. Kami tidak boleh gegabah menentukan tersangka,” bebernya. 

Disebutkan, barang bukti yang berhasil diamankan, satu pisau dan senjata 'roti kalung'. Barang-barang itu disita dari tersangka dan diambil dari TKP.
 

Berita Terkait

Baca Juga