Prabowo Deklarasikan Sandiaga Uno Cawapresnya, Demokrat 'Menghilang'

  • 2018-08-09
  • Editor :junaedi
  • dibaca :16430
Prabowo Deklarasikan Sandiaga Uno Cawapresnya, Demokrat 'Menghilang' Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno resmi Calonkan diri sebagai Capres Cawapres dari koalisi gerindara PAN dan PKS.(ist)

JAKARTA-Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengumumkan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno dipilihnya sebagai calon wakil presidennya di Pilpres 2019. 

Pemilihan pasangan ini menurut Prabowo disepakati Partai Gerindra bersama partai koalisi yakni  Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Amanat Nasional (PAN). 

Menurut Prabowo, koalisi Partai Gerindra bersama PKS dan PAN telah terbentuk dan berlangsung sejak lama. 

"Sejak awal saya mengatakan, Partai Gerindra, PKS, dan PAN telah terbentuk koalisi defakto," kata Prabowo dalam konferensi pers di Rumah Kertanegara, Jakarta, Kamis (9/8) malam. 

Prabowo juga mengaku kerja sama ini juga telah dilakukan dalam sejumlah pilkada, terutama Pilkada DKI Jakarta 2017. 

"Bukan kemarin, atau dua hari atau lima hari lalu. Ini bermula sejak menghadapi berbagai masalah pelik, yang rawan, terutama dalam Pilkada Gubernur DKI Jakarta pada 2017 lalu," ucap mantan Danjen Kopassus ini. 

Meski demikian, Prabowo mengakui bahwa dia tetap berusaha membangun koalisi yang tidak hanya terdiri dari tiga partai. 

Ia memahami membangun koalisi tidak dilakukan dengan mudah. Komunikasi terus dilakukan, termasuk dengan Partai Demokrat hingga PDI-P.

 "Kami tetap buka usaha ke semua pihak. Ketemu Puan (politisi PDI-P Puan Maharan) ketemu SBY (Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono)," tutur Prabowo. "Saya terus berusaha membangun koalisi yang besar, untuk beri solusi kesulitan rakyat Indonesia," kata dia.

Hadir dalam deklarasi, elite Partai Amanat Nasional (PAN) seperti Amien Rais, Zulkifli Hasan dan elite Partai Keadilan Sejahtera (PKS) seperti Sohibul Iman dan Salim Segaf Al Jufri. Namun tidak terlihat perwakilan elite Partai Demokrat dalam deklarasi yang juga dihadiri perwakilan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama itu.
 

Berita Terkait

Baca Juga