535 Bakal Calon Legislatif Memenuhi Syarat, Giliran Masyarakat Menilai

535 Bakal Calon Legislatif Memenuhi Syarat, Giliran Masyarakat Menilai Ketua KPU Kota Malang Zaenudin ST MAP

MALANG - Sebanyak 535 Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) Kota Malang akan memperebutkan 45 kursi di DPRD Kota Malang dalam Pileg 2019 mendatang. Jumlah ini masih dapat berubah meski jumlah bacaleg tersebut sudah dinyatakan memenuhi syarat adiministrasi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang.
Pasalnya, mulai 11 - 21 Agustus 2018 mendatang, masyarakat Kota Malang diberi kesempatan untuk memberikan masukan atau komplain. Terkait profil bacaleg yang hari ini sudah resmi diumumkan sebagai Daftar Calon Sementara (DCS) Peserta Pileg 2019 oleh KPU Kota Malang.
“Besok sudah akan diumumkan secara resmi. Minggu (12/8) malam  sudah bisa dilihat di website KPU,” ungkap Ketua KPU Kota Malang Zaenudin ST MAP, Sabtu sore (11/8).
Ia menjelaskan 535 bacaleg yang masuk daftar DCS sudah dinyatakan memenuhi syarat alias MS. Sementara terdapat 19 bacaleg yang dinyatakan tidak memenuhi syarat alias TMS. Zaenudin menambahkan total bacaleg yang mendaftar pada awalnya berjumlah 554 orang.
Alumnus ITN Malang ini menerangkan pula jika 19 bacaleg yang dinyatakan TMS memiliki beberapa permasalahan pemenuhan syarat administrasi.
“Kebanyakan tidak memenuhi kelengkapan saat masa perbaikan. Banyak item yang tidak lengkap seperti surat keterangan sehat sampai SKCK,” papar Zaenudin.
Lebih lanjut ia menuturkan selain surat keterangan sehat dan SKCK, ada pula yang tidak memenuhi berkas penting seperti surat keterangan dari pengadilan negeri menyatakan tidak pernah dipenjara atau bermasalah hukum.
Lalu berkas keterangan bebas narkoba juga ada yang tidak dapat memenuhi. Selain itu terdapat pula bacaleg yang tidak menyertakan berkas dokumen sah ijazah dari studi pendidikannya.
“Selain itu semua sudah dinyatakan memenuhi syarat. Selanjutnya setelah kami umumkan masyarakat diberi waktu untuk memberi masukan terkait profil-profil dari bacaleg tersebut,” paparnya.
Zaenudin melanjutkan masyarakat diberi waktu sampai 21 Agustus mendatang. Jika mengetahui ada bacaleg yang memalsukan berkas, maka diharapkan melaporkannya

Berita Terkait

Baca Juga