Keren, Mahasiswa Teknik Mesin Universitas Brawijaya Berinovasi Membuat Sisir Anti Parasit | Berita Hari ini

Keren, Mahasiswa Teknik Mesin Universitas Brawijaya Berinovasi Membuat Sisir Anti Parasit

Keren, Mahasiswa Teknik Mesin Universitas Brawijaya Berinovasi Membuat Sisir Anti Parasit Muhammad Husni Mubarok, Galuh Purnawati, Safa Aisyah M, Ridha Avicena Ila S, dan Riza Aldiansyah pamer penghargaan dalam ajang World Young Inventor Exhibition 2018 di Malaysia

MALANG – Saat ini, hewan peliharaan kucing dan anjing mulai digemari banyak orang. Namun, jangan sekali-kali menganggap enteng perawatannya. Terlebih jika hewan kesayangan terinfeksi ektoparasit. Ektoparasit ini umumnya diakibatkan oleh kutu atau tungau pada bulu hewan yang kerap disertai koreng dan dapat menular pada manusia.
Jika hewan sudah terinfeksi ektoparasit, penanganannya dengan cara kimiawi melalui suntikan. Padahal proses ini dapat mengakibatkan efek samping tertentu pada kesehatan hewan kedepan. Hal ini menjadi perhatian khusus bagi Muhammad Husni Mubarok dan keempat rekannya yang berinovasi membuat sisir anti parasit bagi hewan berbulu.
“Kebetulan saya memiliki kucing yang bulunya rontok dan menderita koreng. Selama ini penyembuhannya ke dokter, sehingga perlu alat yang dapat mematikan parasit itu,” ujar Mahasiswa Teknik Mesin UB ini.
Akhirnya, Husni merancang sisir antiparasit yang disebut love.com (low voltage and antiparasitic smart comb). Sisir ini mengalirkan listrik bervoltase rendah untuk mematikan kutu-kutu dilengkapi dengan sprei pembunuh telur kutu. Tak heran, jika temuannya bersama empat rekan lainnya ini berhasil meraih emas dalam ajang World Young Inventor Exhibition 2018, Mei lalu di Malaysia. Sisir antiparasit ini sempat diikutkan lomba di Jakarta dan di Malang dan mendapat emas.
“Sebelumnya, dalam merancang kami mencopot dari bahan elektronika lain kemudian dirakit jadi satu komponen,” ungkap pria yang hobi jalan-jalan ini.
Cara penggunaan sisir ini begitu mudah tak jauh berbeda dengan memakai raket nyamuk listrik. Mulai dari menyisir bulu hewan dan memencet tombol pada sisir untuk fungsi sprainya. Setelah kutu mati karena aliran listrik dari sisir, selanjutnya dengan kandungan herbal pada sprei ampuh untuk membunuh telur-telur kutu di kulit.
“Semacam sisir di salon dengan dua sistem yakni untuk menyisir dan seprai. Dalam sprei ada campuran antara ekstrak daun mimba untuk membunuh kutu masih telor dan ekstrak atsiri

Berita Terkait

Baca Juga