Inginnya Bersenang-senang Naik Kuda, Gadis Asal Donomulyo Ini Malah Meregang Nyawa

  • 2018-08-13 penulis : Agung Priyo
  • Editor :junaedi
  • dibaca :34431
Inginnya Bersenang-senang Naik Kuda, Gadis Asal Donomulyo Ini Malah Meregang Nyawa Petugas ketika melakukan olah TKP dan evakuasi tubuh korban di lokasi kejadian, usai terjatuh dari kuda yang ditunggangi.(ist)

MALANG – Nahas menimpa Dia Rahmawati, warga Desa Sumberoto, Kecamatan Donomulyo, Minggu (12/8) sore. Remaja berusia 19 tahun ini, meregang nyawa usai jatuh dari kuda yang ditungganginya. 

Kejadiannya ketika korban berwisata ke Taman Wisata Alam Gogoniti, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar.

Informasi yang diperoleh, korban datang ke Tamawan Wisata Alam Gogoniti, bersama teman-temannya. Mereka menikmati wisata alam. Korban naik kuda yang disediakan di taman wisata tersebut.

Mulanya korban naik kuda warna putih dengan didampingi pawang kuda. Tak lama kemudian, pegangan dilepas dan korban bisa menunggangi sendiri. Selanjutnya sekitar pukul 14.45, korban ganti kuda warna cokelat, juga didampingi oleh pawangnya.

Setelah korban berjalan pelan, korban pun meminta pawangnya untuk melepaskan pegangannya. Alasannya, karena korban sudah terbiasa naik kuda. Semula korban berjalan pelan dari area parkir ke puncak bukit. Namun begitu putar balik saat mau kembali, tiba-tiba kuda lari kencang dan lepas kendali.

Korban pun yang panik dan tak lagi bisa mengendalikan kuda. Korban pun terjatuh dan terseret sejauh sekitar 50 meter. Saat itulah kepalanya membentur batu, hingga mengalami pendarahan dan meregang nyawa di lokasi kejadian.

Kejadian segera dilaporkan ke Polsek Kesamben. Polisi lantas datang ke lokasi untuk melakukan olah TKP. Setelah itu korban dievakuasi RSUD Ngudi Waluyo, Wlingi. Baru kemudian dibawa pulang ke rumah duka.

Kapolsek Donomulyo, AKP Sardikan, membenarkan korban adalah warga Kecamatan Donomulyo. Jenazah korban pun sudah dimakamkan pihak keluarga.

“Semalam (Minggu malam) informasinya langsung dimakamkan. Kalau informasi yang kami dapat, korban meninggal dunia karena terjatuh saat menunggangi kuda,” terang Sardikan.(agp/jon)

Berita Terkait

Baca Juga