Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi di Instana Negara Makin Dominan Nuansa Adat

  • 2018-08-17
  • Editor :junaedi
  • dibaca :3068
Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi di Instana Negara Makin Dominan Nuansa Adat Presiden Jokowi yang menjadi Inspektur Upacara peringatan detik-detik Proklamasi Peringatan HUT ke 73 RI di Istana Negara sempat bersama sang cucu Jan Ethes Srinarendra. (dok.cnn indonesia)

JAKARTA-Suasana Upacara bendera memperingati Hari Kemerdekaan ke-73 Republik Indonesia di Istana Merdeka kian beragam saja. Bukan saja lebih banyak mengundang masyarakat. Presiden RI Jowo Widodo yang mengenakan pakaian adat Aceh, sempat mengajak cucunya Jan Ethes Srinarendra.

Kehadiran masyarakat yang lebih banyak diundang dalam upacara tahunan itu disampaikan Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin di Istana Merdeka, Jumat (17/8).

Disebutan tak kurang dari 65 persen undangan adalah untuk masyarakat.

"Untuk upacara pagi, 35 persen pejabat negara dan duta besar negara sahabat. 65 persen masyarakat," kata Bey. 

Sementara itu, untuk upacara penurunan bendera sore nanti, total undangan masyarakat bahkan akan lebih banyak, mencapai 75 persen. 

"Jadi total kursi undangan 9.800," tuturnya.

Upacara itu dipimpin Joko Widodo sebagai Inspektur Upacara. Sama seperti tahun lalu, pagi ini Presiden kembali mengenakan pakaian adat. Berdasarkan pantauan, Jokowi mengenakan pakaian adat Aceh.

"Ya negara kita ini kan adat dan tradisinya banyak sekali. Pakaian ada juga banyak ratusan mungkin ribuan, banyak pilihan," kata Jokowi di Istana Merdeka, Jumat (17/8). 

Jokowi mengatakan pakaian yang dikenakan hari ini dijahit, bukan sewaan.

Jokowi sempat menggandeng sang cucu beberapa saat sebelum upacara dimulai. Nampak Jokowi berdiri di depan sejumlah media. Kesempatan itu pun tidak disia-siakan para pewarta itu untuk mengambil moment itu.

Tak hanya Jokowi, seluruh pejabat negara yang hadir juga mengenakan pakaian adat. Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengenakan pakaian Dayak, Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan mengenakan pakaian Toba. Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengenakan kain sikka serta Menko Polhukam Wiranto mengenakan pakaian adat Sulawesi Utara.

Pasukan Pengamanan Presiden turut mengenakan pakaian adat sama seperti tahun lalu. Tak hanya Paspampres yang melekat dengan Jokowi, seluruh Paspampres yang melekat dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla turut berpakaian adat. 

Danpaspampres Suharsono kembali menyatakan berpakaian adat tidak akan mengganggu tugas utama mereka memastikan keamanan Kepala

Berita Terkait

Baca Juga