Santri Ponpes Ditemukan Tewas Mengapung di Kolam | Berita Hari ini

Santri Ponpes Ditemukan Tewas Mengapung di Kolam

  • 2018-08-18 penulis : Agung Priyo
  • Editor :junaedi
  • dibaca :6192
Santri Ponpes Ditemukan Tewas Mengapung di Kolam Petugas Polsek Tajinan dibantu warga ketika megevakuasi tubuh korban dari kolam.(ist) 

MALANG - Malang dialami Endrian Nur Habib, 13 tahun salah satu santri Pondok Pesantren (Ponpes) Tarbiyyatus Shibyan Desa Jambearjo, Tajinan, Kabupaten Malang. Ia terjatuh ke kolam di sekitar Ponpes dan tewas tenggelam.

"Korban hanya kami mintakan visum luar di Puskesmas Tajinan. Dari hasil olah TKP dan evakuasi sama sekali tidak ada bekas tanda kekerasan. Korban meninggal dunia murni karena tenggelam," terang Kapolsek Tajinan, AKP Sony Setyo Widodo, Sabtu (18/8). 

Usai didevakuasi jenazah korban segera dipulangkan ke rumah duka, di Desa Kasembon, Bululawang. Pihak keluarga tidak menghendaki dilakukan otopsi. Mereka menerima kejadian tersebut sebagai musibah. 

Diperoleh keterangan, sebelum korban ditemukan tewas mengapung di kolam, korban bermain sendiri di sekitar kolam. Di duga saat itu ia terpeleset dan tercebut ke kolam.

Karena tidak bisa berenang, korban tenggelam. Saat tercebur, juga tidak ada warga atau saksi yang mengetahui. 

"Kedalaman kolam sekitar dua meter. Tetapi korban ini juga tidak bisa berenang," ujar Sony.

Koban baru diketahui sekitar pukul 16.00, ada salah satu saksi yang melintas di sekitar kolam. Saat lewat, saksi melihat tubuh korban mengapung. Mengetahui itu, saksi lantas segera memberitahu pengurus Ponpes dan warga sekitar. 

Petugas Polsek Tajinan yang mendapat laporan, juga segera datang ke lokasi. Dibantu warga sekitar, kemudian mengevakuasi tubuh korban dari kolam. Selanjutnya jenazah langsung dibawa pulang ke rumah duka. 

"Pihak keluarga telah membuat surat pernyataan tertulis untuk tidak otopsi. Keluarga menerima kematian anaknya," tuturnya.(agp)

Berita Terkait

Baca Juga