Lagi-lagi Gas Elpiji 3 Kilo Langka di Malang

  • 2018-08-20
  • Editor :junaedi
  • dibaca :7844
Lagi-lagi Gas Elpiji 3 Kilo Langka di Malang Sejumlah toko yang tidak lagi memiliki stok gas Elpiji 3 kilo.(guest)

MALANG- Gas Elpiji 3 Kilogram kembali langka di Malang Raya. Jelang perayaan Idul Adha Rabu (22/8) esok. Gas melon itu seperti menghilang di beberapa penjualnya.

Toko-toko kelontong di kawasan Sawojajar, Bumiayu dan Buring, Lowokwaru, Blimbing hingga di wilayah kabupaten  tak memiliki stok. 

Seorang penjual Elpiji di kawasan Jalan Kiai Parseh Jaya Kelurahan Bumiayu, Endah Trilasti menjelaskan, ia sudah tidak mendapatkan kiriman elpiji 3 kilogram sejak seminggu lalu. 

“Tidak ada. Kosong sudah seminggu yang lalu,” beber  Endah, pemilik toko di Jalan Kiai Parseh ini.

Padahal ia berlangganan gas dari sebuah agen. Namun sejak sepekan terakhir, agen tersebut tidak mengirimkan stok gas yang ia minta hingga Senin (20/8) hari ini.

Hal yang sama juga diungkapkan Lailatul, pedagang kelontong di Jalan Mayjen  Sungkono. Dia mengaku sudah tidak mendapatkan stok elpiji 3 Kg sejak beberapa hari lalu. Toko Lailatul akhirnya tidak menjual elpiji karena kehabisan stok.

“Banyak yang cari karena mau Hari Raya Kurban. Orang mau masak-masak, jadinya gimana,” terangnya. 


Begitu juga di SPBU SKI di Jalan Mayjen Wiyono yang menjual elpiji 3 Kg. Tri Utami, petugas SPBU ini menyebut  kelangkaan gas Elpiji 3 kilo sudah dua minggu. 

”Saya sudah melaporkan kepada atasan, elpiji 3 kilo kosong. Namun sampai dengan saat ini tak ada kiriman,’’ ungkapnya.

Kondisi ini membuat kecewa banyak warga. Mereka yang datang harus kembali dengan tangan hampa. 

Menurut Ami, sapaan akrab Tri Utami, setiap hari ada 15 sampai 20 orang yang datang mencari elpiji. Mereka yang datang beragam. Ada yang membawa satu tabung, ada juga yang membawa tiga tabung sekaligus.

Menurut Ami, masalah tersebut tak hanya terjadi di SPBU tempatnya bekerja. Tapi hampir di seluruh penjualan elpiji. Hal ini diketahuinya dari warga yang ingin membeli di SPBU SKI. 

Sementara untuk elpiji 12 Kg dan  Bright Gas 5.5 kilogram, dikatakan Ami tak ada

Berita Terkait

Baca Juga