Seperti Ini 'Ritual' Universitas Brawijaya Sambut Mahasiswa Asing Program Magang

  • 2018-08-28 penulis : rosi
  • Editor :husnun
  • dibaca :2171
Seperti Ini 'Ritual' Universitas Brawijaya Sambut Mahasiswa Asing Program Magang Mahasiswa pererta incoming antusias mengabadikan momen dengan kamera digital saat berkeliling Kota Malang menggunakan bus Macito.

MALANG - Organisasi Mahasiswa MSCIA (Medical Student Committee for International Affair) di bawah Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (UB) kembali digelar Minggu, (26/8). Event tahunan ini merupakan wadah bagi mahasiswa asing yang kini tengah menjalani program Incoming (magang) sejak akhir Juli lalu. 

Setelah perhelatan itu, selama lima hari penuh melakukan berbagai kegiatan. mahasiswa asing ini terdiri dari lima orang mahasiswa dari Italia, Portugal dan Spanyol.

Sedangkan kegiatan mereka dari pagi hari diawali dengan kegiatan foody race di Tugu Kota Malang, mahasiswa asing ini berlomba untuk merasakan makanan khas Indonesia seperti pukis, pastel, wajik hingga lemper. Lomba makan ini pun ternyata membuat mahasiswa asing ini terkesan. 

"Mereka sangat excited dan suka banget dengan makanan Indonesia," kata Wakil Ketua Pelaksana Cultural Day Aysha Emeraldine Utama.

Usai mencoba kuliner khas Indonesia, dilanjutkan dengan berjalan keliling Pasar Splendid dan Kota Malang menggunakan bus Malang City Tour (Macito). Mereka yang baru di kota ini beberapa hari ini menaku terpukau saat melintasi kawasan Kampung Warna Warni Jodipan dan Kampung Biru. Sambil terus mengabadikan momen tersebut dengan kamera digitalnya.

“Kita berkeliling dengan Macito mulai dari taman rekreasi kota melewati alun alun, pasar besar dan kampung warna warni Jodipan,” cerita Aysha. 

Untuk lebih mengenal budaya Indonesia, pada malam harinya mahasiswa asing ini diajak untuk mengikuti lomba khas Agustusan karena masih dalam bulan peringatan kemerdekaan Indonesia.

Lomba yang diadakan untuk mereka adalah makan kerupuk, memasukkan paku dalam botol dan lomba balap kelereng. Cultural Day diakhiri dengan bertukar masakan dari mahasiswa asing dan UB. 

Mahasiswa asal Spanyol membuat masakan Pan Tumaca, sedangkan dari Italia membuat Pasta al Pesto dan mahasiswa dari Portugal yang membuat masakan Leite Crème dan Arroz Doce. 

Melalui event Cultural Day ini, Aysha berharap agar budaya Indonesia semakin dikenal luas oleh masyarakat internasional, sehingga terus menjalin hubungan

Berita Terkait

Baca Juga