Bawa Kayu Gelondongan Ditangkap, Katanya Hanya Disuruh

  • 2018-08-28 penulis : Fino
  • Editor :junaedi
  • dibaca :2652
Bawa Kayu Gelondongan Ditangkap, Katanya Hanya Disuruh Sejumlah kayu gelondongan yang diduga hasil curian dan diamankan polisi sebagai barang bukti.(fino)

MALANG – Polsek Lawang Kabupaten Malang berhasil menggagalkan penjualan kayu hasil curian. Kayu gelondongan yang dimuat truk dihentikan dan sekaligus mengamankan dua orang.

Menurut Kapolsek Lawang, Kompol Gaguk Sulistyo Budi, dua orang yang berhasil diringkus berikut barang bukti itu adalah Sampurno, 44, dan Ribut Ristiono, 37. Keduanya warga Desa Wonorejo, Lawang.

Menurut Gaguk, kedua tersangka itu ketika itu sedang membawa belasan glondongan kayu berukuran panjang 2 meter dengan truk. Petugas Polsek Lawang yang curiga, segera menghentikan truk itu dan meminta surat-surat izin membawa kayu. Namun Sampurno dan Ribut bisa menunjukkan surat yang dimaksud.

“Pengungkapan ini berawal dari patroli rutin Polsek Lawang, yang mencurigai sebuah truk dengan muatan ini,” ujar Gaguk kepada wartawan di Polsek Lawang, Selasa (28/8). 

Lantaran kedua orang itu tak bisa menunjukkan surat kayu yang dibawanya, polisi menghubungi Polisi Hutan (Polhut) untuk menyelidiki asal muasal kayu Sono Keling yang diduga hasil curian ini. 

Hasilnya, diketahui kayu gelondongan tersebut berasal dari lahan Resort Pengelolaan Hutan (RPH) Jatiarjo Lawang. Sejumlah tonggak ditemukan oleh polisi hutan yang melakukan sweeping di areal dekat desa Sidoluhur Lawang.

Tonggak kayu yang disita petugas, ikut dijadikan barang bukti untuk mengungkap kasus illegal logging ini. Meski demikian, kepada petugas, kedua tersangka bersikeras bahwa mereka hanya disuruh. Mereka menerima uang ratusan ribu rupiah untuk mengendarai truk bermuatan kayu curian.(fin)

Berita Terkait

Baca Juga