DPO Komplotan Jambret Tersungkur Ditembak

  • 2018-08-30 penulis : Agung Priyo
  • Editor :junaedi
  • dibaca :5025
DPO Komplotan Jambret Tersungkur Ditembak Tersangka Ali Mutharom alias Tarom, terpaksa menggunakan kursi roda setelah kaki kirinya ditembak petugas

MALANG- Satreskrim Polres Malang menembak tersangka jambret. Dia adalah Ali Mutharom alias Tarom, 42, warga Dusun Mbergong, Desa Sananrejo, Turen, Kabupaten Malang, Kamis (30/8). 

Tindakan tegas petugas itu setelah DPO kasus perampasan dan pencurian ini, berusaha melawan ketika hendak ditangkap. 

Tarom, melawan petugas dengan senjata tajam. Tidak ingin ada polisi yang terluka, tiga timah panas dari pistol petugas disarangkan ke kaki kirinya. 

Kasubbag Humas Polres Malang, Ipda Eka Yuliandri Aska menegaskan, Tarom merupakan DPO kasus perampasan dan pencurian. 

“Ada lima TKP kejahatannya. Yakni di wilayah Wajak, Bululawang, Turen serta Dampit. Dia beraksi bersama dua orang temannya. Satu temannya sudah tertangkap, sementara satu pelaku lagi masih buron,” tutur Aska. 

Di Bululawang, Tarom melakukan perampokan, 20 Januari 2015. Di Wajak, Tarom dan teman-temannya merampas tas milik seorang warga di Pasar Wajak, pada 12 Maret 2018. Ia juga mengancam korbannya menggunakan senjata tajam.
  
Kemudian, merampas tas di Jalan Raya Amadanom, 31 Desember 2016.  Pada . 4 Januari 2017, ia merampas sepeda motor Honda Beat di Jalan Pamotan, Dampit. 

Disebutkan, komplotan Tarom melakukan pencurian di Jalan Kedok Pesantren, Desa Kedok, Turen, 25 Juli 2018 lalu. Mereka menggondol beberapa barang berharga senilai Rp 40 juta. (agp)

Berita Terkait

Baca Juga