Dua Mahasiswi UM Dibegal, Dilawan, Penjahatnya Diringkus

  • 2018-09-01 penulis : Fino
  • Editor :junaedi
  • dibaca :3881
Dua Mahasiswi UM Dibegal, Dilawan, Penjahatnya Diringkus Di Jalan Puncak Mandala ini dua mahasiswi UM menjadi korban begal. Bersyukur mereka melawan dan pelakunya ditangkap warga.(fino)

MALANG – Dua mahasiswi Universitas Negeri Malang (UM) menjadi korban begal di Jalan Puncak Mandala, Karangbesuki, Sukun, Kota Malang, Jumat (31/8) malam. Bersyukur kedua pelaku berhasil dibekul setelah korban berhasil melarikan diri dan berusaha minta tolong.

Kedua korban itu berinisial SFT, 22, warga Polowijen Blimbing dan ADR, 22, warga Bareng Klojen. Saat kejadian, keduanya berboncengan motor dan dibegal dua orang.

Pengakuan kedua korban ini  kepada wartawan, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 21.45 WIB. Saat itu mereka berkendara dari Jalan Jakarta menuju Jalan Candi VI, menuju kedai Upajiwo.

 “Saat itu, kondisi jalanan sepi. Ada dua orang laki-laki, menghentikan motor. Mereka menuduh motor saya menabrak mereka. Satu orang lainnya ngaku kesakitan. Kami turun dari motor,” ujar korban, Sabtu (1/9).

Setelah korban turun dari motor, digiring orang tak dikenalnya itu ke jalan kecil di sekitar Jalan Puncak Mandala. Pria tadinya kesakitan sambil tiduran di aspal, mendadak berdiri dan mengeluarkan pisau.

Korban pun diancam ADR. Namun SFT segera berlari dan berteriak minta tolong. SFT juga sempat mengiri pesan lewat HP ke teman-temannya. Tapi pelaku yang mengejar SFT merebut HP-nya.


Pelaku, disebutkan juga berupaya merebut kunci motor Honda Beat yang dikendarai korban. Meski saat itu kprban sedang dalam todongan pisau pelaku, namun ADR sempat mengancam pelaku akan melaporkan ke polisi.

“Saya ancam telepon polisi. Saat mereka lengah, kami berupaya kabur. Kaki saya dibaret pisau dan berdarah. Teman saya dibacok kedua lengannya,” kata ADR yang mahasiswi angkatan 2012 itu.

Dalam kondisi berdarah, mereka meninggalkan hape dan motor, serta berlari dan bersembunyi dari kejaran pelaku.

Saat ada orang lewat, korban berteriak meminta tolong. Mereka memberitahu warga bahwa ada dua orang membegalnya. 

Warga pun segera datang beramai-ramai mengejar pelaku. Dua orang pelaku tertangkap. Yakni mengaku Saiful, 30, warga Jalan S Supriyadi Sukun dan Manan, 30, warga Kebonsari

Berita Terkait

Baca Juga