Pencurian Kulit Olahan di PT Usaha Loka Dibongkar Polisi, Pelakunya Ternyata Karyawannya

  • 2018-09-04
  • dibaca :9255
Pencurian Kulit Olahan di PT Usaha Loka Dibongkar Polisi, Pelakunya Ternyata Karyawannya Empat karyawan PT Usaha Loka ternyata yang menjadi pencuri ribuan lembar kulit olahan.(fino)

MALANG - Polsekta Sukun mengungkap pencurian yang terjadi di gudang kulit PT Usaha Loka, Jalan Peltu Sujono Malang. Tersangkanya, ternyata empat karyawannya sendiri. Mereka  menggondol sekitar 2.200 lembar olahan kulit sapi dan kijang.


Mereka ditangkap setelah korban sekaligus pengelola pabrik melapor. Empat tersangka itu adalah Agus Cahyono, 40, warga Jalan Puntodewo Malang, Edy Siswanto, 42, warga Dusun Karangsono, Desa Kebonagung, Pakisaji.
Lalu  Satriya Aji Santoso, 27, warga Dusun Irodipo, Desa Ngawonggo, Tajinan serta Rahmad Sanjaya, 30, warga Jalan Kolonel Sugiono Gang VI Ciptomulyo Malang.


Kapolsekta Sukun, Kompol Anang Tri Hananta mengatakan, tersangka ternyata sudah dua kali melakukan pencurian.
“Mereka mencuri bulan April dan Mei 2018. Modusnya, sore hari, sopir forklift perusahaan itu pinjam kunci ke pos satpam untuk membuka gudang. Karena karyawan perusahaan, Satpam tak dicurigai,” ujar Anang kepada wartawan, Senin (3/9).


Setelah Edy, sang sopir forklift membuka gudang, dia mempersiapkan barang yang akan dicuri di atas forklift. Agus dari bagian produksi, Satriya dari bagian teknik dan Rahmad dari bagian pengolahan limbah beraksi.
Mereka kemudian membawa mobil Daihatsu Hijet, N 1056 B masuk ke dalam gudang. Edy lalu memindahkan kulit olahan itu dari forklift ke mobil Daihatsu dan membawa ke luar gudang. Kulit olahan itupun segera dibawa ke rumah para tersangka.
Terbongkarnya pencurian ini setelah setelah menajemen pabrik ini mendapati jumlah yang tercatat di buku akuntansi, berbeda dengan jumlah di dalam gudang. Ada 2.200 lembar olahan kulit sapi dan kijang yang hilang.
“Korban tidak langsung melapor, tapi melakukan audit internal untuk mencari lembaran kulit ini,” tambahnya.
Setelah memastikan lembaran kulit hilang dari dalam gudang dan mendapat informasi tentang pelaku pencurian adalah karyawan sendiri, korban lalu melapor ke Polsekta Sukun, pertengahan Agustus 2018 lalu.


Sepekan setelah laporan korban masuk, Polsekta Sukun

Berita Terkait

Baca Juga