Baru Pindah Rumah Sudah Hajar Tetagga, Ditangkap Polisi Omongnya Khilaf

  • 2018-09-10 penulis : Agung Priyo
  • Editor :junaedi
  • dibaca :2949
Baru Pindah Rumah Sudah Hajar Tetagga, Ditangkap Polisi Omongnya Khilaf Tersangka Tomi Dewa Saputro, diamankan di Mapolsek Pakis. 

MALANG - Satu dari dua pelaku pengeroyokan disergap Unit Reskrim Polsek Pakis, Kabupaten Malang. Dia adalah Tomi Dewa Saputro, 27, warga Jalan Mawar, Kota Malang. Sedang satu orang lagi masih dalam pengejaran.

''Sedangkan seorang pelaku lagi yang berinisial RN, Lowokwaru. Ia masih diburu anggota. Kami sudah mengetahui jelas identitasnya," kata Kanitreskrim Polsek Pakis, Aiptu Teguh Darmawan, Senin (10/9).. 

Penganiayaan itu terjadi pada 3 September 2018 lalu. Korbannya Siswanto, warga Dusun Boro Sekaran, Asrikaton, Pakis, Kabupaten Malang.

Ceritanya, saat itu sekitar pukul 02.00, tersangka Tomi baru pindah rumah dan mengontrak rumah di sekitar lokasi, dekat dengan rumah korban. 

Ketika itu, Tomi mengundang teman-temannya. Termasuk RN, yang kini masih menjadi DPO. Mereka nongkrong sembari menikmati minuman keras.  Korban yang merasa ada tetangga baru, akhirnya ikut nongkrong. 

Semula tidak ada masalah, karena antara korban dan tersangka sempat ngobrol biasa saja.  Entah mengapa, tiba-tiba mereka terjadi selisih paham. Tersangka Tomi dan temannya RN, langsung memukul dan menendang tubuh korban dengan tangan kosong. 

Akibatnya korban menderita luka robek di dahi dan bibir. Termasuk luka memar di tubuhnya. Pengeroyokan baru berhenti setelah ada warga sekitar yang melerai.

Tak terima dianiaya, korban melaporkannya ke petugas Polsek Pakis. Petugas pun segera petugas menangkap tersangka di rumahnya. "Dari keterangan tersangka, permasalahan karena salah paham saja," tuturnya. (agp)

Berita Terkait

Baca Juga