Mantan Caleg Nasdem Protes PAW DPRD Kota Malang

  • 2018-09-10 penulis : Fino
  • dibaca :4873
Mantan Caleg Nasdem Protes PAW DPRD Kota Malang Kolik Nuriadi mogok di depan gedung DPRD Kota Malang karena merasa dirinya peraih suara kedua terbanyak setelah M Fadli dan berhak duduk di kursi dewan

di parlemen karena statusnya sebagai terpidana tipikor. Sehingga, dia diberhentikan oleh DPP Nasdem. Hilda, pemilik suara terbanyak nomor tiga, menyatakan mundur dari posisi pengganti Fadli. Akhirnya, Didik yang kini dilantik sebagai pengganti Fadli di satu kursi Nasdem Kota Malang.


Namun, Kholiq protes dengan keputusan partainya. “Ini bentuk keprihatinan saya, tanggungjawab kepada konstituen juga. Saya sudah protes dan klarifikasi ke KPU dan partai. Sampai hari ini, saya tidak pernah menerima surat pemberhentian dari partai itu. Tidak ada aturan mantan napi tidak boleh,” sambung Kholiq.


Dia mengaku akan mengadu ke Majelis Pertimbangan DPP Nasdem. Sementara, Hanan Djalil, Ketua DPD Nasdem Kota Malang, mengatakan protes dan aksi mogok yang dilakukan Kholiq adalah hak dari masing-masing pribadi. “Itu adalah hak pribadi yang tidak bisa dihalang-halangi,” ujar Hanan dikonfirmasi terpisah.


Meski demikian, Hanan mengatakan DPP Nasdem juga yang menyatakan Kholiq diberhentikan dari keanggotaannya di partai. Menurut Hanan, Nasdem memiliki sikap jelas terhadap anggota partainya yang terlibat kasus korupsi. Pemecatan dan penggantian Fadli sebagai tersangka KPK adalah buktinya.


“Kasusnya sudah inkrah. Dia divonis satu tahun. Kholiq sudah diberhentikan oleh DPP Nasdem. Memang dia perolehan suaranya terbanyak kedua, namun karena kasusnya, dia diberhentikan. Hilda peraih suara terbanyak tiga, fokus merawat suami. Keputusannya, Didik yang PAW,” tambah Hanan.(fin)

Berita Terkait

Baca Juga