Terkait Kisruh Aset Menpora, Partai Demokrat Bebastugaskan Roy Suryo dari Waketum | Berita Hari ini

Terkait Kisruh Aset Menpora, Partai Demokrat Bebastugaskan Roy Suryo dari Waketum

  • 2018-09-14
  • Editor :junaedi
  • dibaca :1685
Terkait Kisruh Aset Menpora, Partai Demokrat Bebastugaskan Roy Suryo  dari Waketum Roy Suryo dibebastugaskan dari jabatannya sebagai Wakil Ketua Umum Partai Demokrat .(dok.cnnindonesia)

JAKARTA -Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan mengatakan partainya telah membebastugaskan sementara Roy Suryo dari jabatan wakil ketua umum. Keputusan diambil terkait kisruh aset Kementerian Pemuda dan Olahraga yang diduga masih dimiliki Roy.

"Per hari ini, kami sudah putuskan membebastugaskan beliau sementara waktu dari Wakil Ketua Umum," ujar Hinca seperti dilansir cnn-ndonesia.com, Jumat (14/9).

Meski begitu, kata Hinca, Roy akan tetap berstatus kader Partai Demokrat. Roy, kata Hinca, hanya dibebastugaskan dari jabatan wakil ketua umum.

Dijelaskan pembebastugasan itu dimaksudkan agar Roy dapat fokus menyelesaikan masalah yang kini tengah dihadapi. Dia berhadap Roy dapat menyelesaikan masalah selekas dan setuntas mungkin

"Maksudnya agar beliau fokus untuk menyelesaikan masalah beliau," ujar Hinca.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Roy Suryo mengajukan surat permohonan untuk nonaktif dari partai karena masih fokus menyelesaikan kisruh aset milik Kementerian Pemida dan Olahraga.

Surat permohonan non-aktif Roy ditujukan kepada Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono tertanggal 12 September 2018. Surat tersebut disebarkan oleh kuasa hukum Roy Suryo Tigor Simatupang, Jumat (14/9).

"Secara khsus kepada Bapak Susilo Bambang Yudhoyono maka saya mohon agar dapat non aktif sementara dari jabatan saya sekarang (waketum Partai Demokrat)," kata Roy dalam surat tersebut.

Roy menjelaskan alasan dirinya minta dinonaktifkan sementara lantaran tak ingin kasus aset itu menyeret-nyeret nama SBY maupun partai Demokrat yang telah membesarkan namanya.

"Saya dituduhkan masih menyimpan aset negara selepas dari jabatan terakhir, maka saya telah menunjuk kuasa hukum secara pribadi," kata dia. 

"Agar tak melibatkan Partai Demokrat karena persoalan ini tak ada hubungannya sama sekali dengan urusan partai," tambahnya.

Berita Terkait

Baca Juga