Dijamu Persija di Bantul, PSIS Belajar dari Laga Away di Medan

  • 2018-09-15
  • Editor :junaedi
  • dibaca :1546
Dijamu Persija di Bantul, PSIS Belajar dari Laga Away di Medan PSIS Semarang akan belajar dari laga away di Medan saat dijamu Persiha di pekan 22 Liga 1.(dok.pt.lib)

SEMARANG - Bakal dijamu Persija, PSIS Semarang terus mematangkan skema dan strategi. Sang pelatihnya Jafri Sastra pun ingin mengulang sukses saat mengalahkan PSMS di kandangnya pekan kemarin.

Tim berjuluk Mahesa Jenar ini, bakal dijamu Persija di di Stadion Sultan Agung, Bantul, Selasa (18/9). 

"Tentu saja beda lawan beda strategi. Waktu tiga hari ini saya maksimalkan untuk memberikan hal yang baru untuk pemain menghadapi Persija," kata Jafri dikutip dari bola.com, Sabtu (15/98).

Menurut pelatih berusia 54 tahun itu, karakter permainan Persija berbeda dengan PSMS Medan.  Persija disebutkan memilki pemain berkualitas dan lini depan yang tajam karena keberadaan Marko Simic, Riko Simanjuntak, hingga Novri Setiawan yang mencetak gol saat melawan Borneo FC.

Ketajaman lini depan Persija sudah dirasakan PSIS pada putaran pertama. Saat itu, tim kebanggaan masyarakat Kota Lumpia dihajar 1-4 . Saat itu tim Mahesa Jenar masih ditangani pelatih asal Italia, Vincenzo Alberto Annese.

"Perbaikan permainan sebenarnya hal yang biasa dan selalu dilakukan. Tidak hanya saat kalah atau imbang saja, namun juga saat meraih kemenangan," tegasnya.

Menghadapi Persija, pelatih asal Padang ini menunggu perkembangan kondisi sejumlah pemain yang mengalami masalah dalam kebugaran. Bek sayap, Safrudin Tahar kondisinya membaik dan kemungkinan besar bisa diturunkan.

Kiper Jandia Eka Putra yang mengalami masalah di punggung, beberapa jam sebelum kick-off kontra PSMS Medan juga kondisinya sudah membaik.

"Petar (Planic) sempat terkena virus dan muntah-muntah sebelum lawan PSMS sehingga batal kami turunkan. Kondisinya masih dipantau untuk melihat perkembangannya sebelum meladeni Persija," ujar Jafri.

Berita Terkait

Baca Juga