Dua Mahasiswa Picu Kemarahan Warga Tlogomas, Begini Kejadiannya | Berita Hari ini

Dua Mahasiswa Picu Kemarahan Warga Tlogomas, Begini Kejadiannya

  • 2018-09-15 penulis : Fino
  • Editor :junaedi
  • dibaca :3181
Dua Mahasiswa Picu Kemarahan Warga Tlogomas, Begini Kejadiannya ilustrasi keributan

MALANG – Dua pemuda tak dikenal memicu keributan di kampung RT 01 RW 06 Kelurahan Tlogomas, Kota Malang Jumat (14/9) malam. Warga sempat adu mulut dan kontak fisik dengan dua pemuda itu. 

Peristiwa ini memicu puluhan warga RW 06 Tlogomas mengamuk. Mereka mengejar dua pemuda yang diduga merupakan mahasiswa. Namun keduanya melarikan diri. Dua motor yang digunakan mereka tertinggal dan kini berada di kampus Unitri. 

Informasi di lapangan, peristiwa berawal dari rumah dari warga RT 01 RW 06 didatangi dua pemuda yang mengendarai dua motor. Mereka datang sekitar pukul 20.00 WIB untuk bertemu dengan penghuni kos di rumah warga RT 01. 

Saat kedua pemuda itu berhenti, mereka memarkir motor dengan memakan badan jalan. Warga yang melewati jalan di RT 01 merasa terganggu. Sehingga, Ketua RT 01 RW 06 bernama Mahmudi, menegur agar motornya diparkir dengan baik.

Tapi, dua pemuda itu tidak terima dan berbicara dengan nada keras. Bahkan, ada nada menantang, sehingga terjadi cekcok. Warga sekitar mengamati kejadian ini. Setelah adu mulut, kedua pihak makin panas. 

Sekitar pukul 22.15 WIB, warga RW 06 Kelurahan Tlogomas yang mendengar keributan ini, keluar dari rumah. Saat mendengar warga RT 01 bertengkar dengan pemuda tak dikenal, warga mengamuk. 

Puluhan warga itu segera mencari kedua pemuda itu. Namun keduanya lari dan meninggalkan sepeda motornya di kampung warga.

Kasus itu segera dimediasi oleh Universitas Tribuana Tunggadewi (Unitri). Karena saat itu warga sempat mendatangi kampus ini. Kasus inipun segera diselesaikan secara damai.


Sementara Kapolsek Lowokwaru, Kompol Pujiono mengimbau warga dan mahasiswa untuk tetap berkepala dingin.

“Kami mengimbau agar masyarakat dan mahasiswa pendatang bersikap dingin. Apabila ada masyarakat yang merasa dirugikan, terutama yang menjadi korban tindak kriminal, kami terbuka untuk mengusutnya,” terangnya.(fin/ita)

Berita Terkait

Baca Juga