Dua Gol Loris Arnaud Benamkan Ambisi Bhayangkara FC di Lamongan

  • 2018-09-16
  • Editor :junaedi
  • dibaca :1464
Dua Gol Loris Arnaud Benamkan Ambisi Bhayangkara FC di Lamongan Loris Arnaud (paling kiri) ketika euvoria setelah mencetak gol di laga lanjutan Liga 1 di Stadion Surajaya, Lamongan Minggu 916/9). (dok.jawapos)

LAMONGAN- Persela Lamongan menjadi batu sandungan bagi Bhayanagkara FC untuk merangsek ke pimpinan klasemen sementara Liga 1. Menyusul ditaklukkan Lanskar Joko Tingkir 2-0 di lanjutan Liga 1 di Stadion Surajaya, Lamongan Minggu (16/9).

Alhasil, dari laga ini anak asuhan Simon McMenemy itu hanya bisa bertengger di urutan tiga dengan raihan 35 poin. Sedangkan Persela Lamongan naik ke peringkat delapan dengan poin 31.

Pemain Loris Arnaud bukan saja menjadi bintang lapangan saat Persela Lamongan. Tapi juga mengubur ambisi Bhayangkara FC meraih poin di Lamongan. Mantan striker Paris Saint Germain (PSG) itu mencetak dua gol pada laga itu. Yakni menit ke 46 dam 63. 

Bermain dengan sokongan dari suporter fanatiknya, LA Mania, Persela bermain sangat lepas. Anak asuhan Aji Santoso ini tampil menyerang sejak menit pertama babak pertama. Sejumlah peluang pun  didapat namun  tendangan Loris Arnaud dan Syahroni belum bisa memenuhi sasaran. 

Loris Arnaud barulah membawa Persela unggul 1-0 ketika babak kedua baru memasuki menit ke-46. Gol ke-10 Arnaud itu tercipta setelah memanfaatkan umpan lambung dari Zaenuri. Sundulan penyerang asal Prancis itu gagal ditepis kiper Awan Setho.

Bhayangkara FC merespons dengan memasukkan M Hargianto pada menit ke-47. Hargi menggantikan Marinus Wanewar. Masuknya Hargi membuat Lee Yoo Joon didorong lebih ke depan untuk bermain lebih menyerang.

Akan tetapi, serangan balik yang dibangun Diego Assis dan Gian Zola, berbuah gol kedua untuk Persela. Lagi-lagi dicetak Arnaud pada menit ke-63. Sepakan mendatar eks striker Paris Saint Germain (PSG) itu gagal ditepis Awan Setho.

Laskar Joko Tingkir hampir menambah keunggulan ketika terjadi kemelut di depan gawang Bhayangkara FC pada menit ke-69. Sayang Diego maupun Arnaud gagal menaklukkan Awan Setho.

Pelatih Simon McMenemy akhirnya menurunkan striker naturalisasi Herman Dzumafo Epandi pada pertengahan babak kedua. Penyerang legendaris PSPS Pekanbaru itu menggantikan Wahyu Subo Seto.

Dzumafo mendapatkan kesempatan

Berita Terkait

Baca Juga