Dikebut, Pembangunan Jembatan Jurang Klapok Ditargetkan Agustus Tahun Depan Difungsikan | Berita Hari ini

Dikebut, Pembangunan Jembatan Jurang Klapok Ditargetkan Agustus Tahun Depan Difungsikan

  • 2018-09-16 penulis : Agung Priyo
  • Editor :junaedi
  • dibaca :3566
Dikebut, Pembangunan Jembatan Jurang Klapok Ditargetkan Agustus Tahun Depan Difungsikan Dipercepat pembangunan Jembatan Jurang Klampok,Bantur, bakal dikucuri dana Rp 14 miliar.(ipunk)

MALANG– Pemkab Malang terus berupaya menyelesaikan pembangunan jembatan jembatan di Jurang Klampok, Desa Srigonco, Bantur, Kabupaten Malang. Jembatan ini untuk mempermudah akses jalan ke tempat wisata di pantai Malang Selatan.

Untuk itu, pendanaan jembatan tahun ini segera di kucurkan lagi sekitar Rp 14 miliar. Sehingga jembaran yang kini konsstruksinya masih 65 persen itu tahun depan, ditargetkan Agustus 2019, sudah bisa difungsikan. 

''Bulan Agustus 2019 nanti, diperkirakan sudah bisa difungsikan. Kurang satu anggaran lagi di tahun 2019. Perkirakaan kami, nanti sekitar bulan Agustus, jembatan sudah selesai terbangun,” ungkap Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang, Ir. Romdhoni, Minggu (16/9).

Menurutnya, dana untuk kelanjutan proyek ini akan dianggarkan pada tahun 2019. Rinciannya, Rp 6 miliar digunakan untuk melanjutkan pembangunan jalan dan beton jembatan. Sedangkan Rp 8 miliar digunakan untuk rangka baja jembatan.

“Namun kami juga mengajukan bantuan ke Kementrian PU, untuk pembangunan rangka jembatan. Jika usulan kami disetujui, maka tinggal kekurangan Rp 6 miliar yang akan kami ajukan ke APBD,” jelasnya.

Dikatakannya, sampai tahap dua ini, pembangunan jembatan sepanjang 102 meter tersebut, sudah menghabiskan anggaran sekitar Rp 12 miliar. Tahap pertama anggarannya sebesar Rp 5 miliar, tahap kedua Rp 7 miliar.

Pembangunan tahap dua, sudah menyelesaikan bentang pondasi sisi kanan dan kiri. Karena jembatan Jurang Klampok, secara teknis ada tiga bentang Benton. Yakni sisi kanan dan kiri, serta tengahnya rangka baja.

“Tahun ini, kami juga akan menyelesaikan pembebasan lahan untuk jalan masuk dan keluar jembatan yang masih kurang lebar. Harapan kami, pembebasan lahan tidak terkendala sehingga pembangunan jembatan akan selesai sesuai target,” tambahnya.

Jembatan ini bisa dibilang cukup vital. Mengingat, tanpa jembatan ini jalan yang dilalui kendaraan untuk mengarah ke Malang Selatan, khususnya wilayah pantai,  sangat berbahaya, terlebih untuk kendaraan besar seperti bus. 
Padahal di sisi lain Pemkab setempat kini

Berita Terkait

Baca Juga