Korban Sempat Memvideokan Persiapan Akan Gantung Diri

  • 2018-09-18 penulis : Amanda Egatya
  • Editor :junaedi
  • dibaca :6854
Korban Sempat Memvideokan Persiapan Akan Gantung Diri Petugas saat akan melakukan evakuasi korban bunuh diri di TKP .(amanda)

MALANG- Dugaan Thoriq Erza Putra Pratama,20 mengakhiri hidupnya karena bertengkaran dengan kekasih dibenarkan keluarganya. Meski tidak dirincikan, pertengkatan itu dikuatkan dengan adanya chat terakhir di aplikasi WhatsApp milik korban.

Kakak ipar korban, Guntur Sehsaputra, 25,   mengatakan, kali pertama yang mengetahui korban gantung diri adalah sang nenek, Nurhayati. Sekitar pukul 12.00, wanita berusia 58 tahun itu mendadak berteriak-teriak  minta tolong.

"Nenek saya ketika itu sedang mengaji. Ketika pulang, ia naik ke lantai dua, ke kamar Thoriq untuk mengingatkan dia menjemput saudaranya. Tiba-tiba ia (Thoriq) sudah tergantung,"  terang Guntur.

Guntur yang tinggal tak jauh dari TKP ini menerangkan, saat mendengar teriakan sang nenek itu ia segera ke rumah korban. Begitu juga warga sekitar. Mengetahui  korban tewas tergantung, polisi pun dihubungi.
 
“Saat itu keluarga panik. Nenek saya histeris dan adik ipar saya juga begitu,” terangnya.   

Dia juga mengaku tidak mengetahui persis mengapa korban sampai berbuat senekat itu. Selama ini, dalam pergaulan dengan teman dan keluarganya, korban tidak pernah membuat masalah. 

Namun, Guntur yang mengaku sempat melihat ponsel adik iparnya itu, ada chat korban kepada seseorang. Dalam chat di aplikasi WhatsApp ada tulisan jika korban mengaku akan tidur selamanya. 

"Di WhatsApp nya dia, ada chat dengan pacarnya. Mereka bertengkar," kata dia.

Pada chat tersebut katanya, korban sempat merekam video 'prosesi' sebelum melakukan bunuh diri. 

"Saya juga sempat lihat videonya. Saya nggak tahu mereka bertengkar kenapa. Pacaran sudah cukup lama," ujar dia.


Sementara itu, Erik, 42, ayah korban mengaku terkejut ketika mendengar anak tunggalnya  telah meninggal dunia. Sebab, anaknya itu tinggal bersama nenek dan dua saudara lainnya di TKP. 

"Saya sudah pisah dengan ibunya. Jadi dia tinggal dengan neneknya. Saya kaget sekali mendengar kabar ini," imbuh dia.

Berita Terkait