Penjaga Toko Jadi Korban Penipuan, Seperti ini Kejadiannya

  • 2018-09-19 penulis : Amanda Egatya
  • Editor :junaedi
  • dibaca :2244
Penjaga Toko Jadi Korban Penipuan, Seperti ini Kejadiannya Tersangka penipuan di salah satu toko camilan di Landangsari, Kota Malang yang terecam CCTV.(ist)

MALANG- Tertipu dan harus merelakan telepon selulernya digondol penjahat, Yeti Fitriani, 19 salah seorang penjaga toko camilan di kawasan Landungsari, Kota Malang, mengadu ke polisi. Ia pun menyebutkan sang pelakunya terekan CCTV di toko yang ia jaga.

Seperti dalam laporannya ke Polres Malang Kota, kejadian itu tepatnya Senin (17/9) siang. Saat itu ia menjaga toko sendirian. Kesehariannya, warga Jalan Merdeka, Wajak, Kabupaten Malang ini seperti itu.

Namun hari itu, ia didatangi seorang pria yang mengaku kenal dengan bos korban.
“Ketika itu, dia (pelaku) datang ke toko. Dia bilang kenal bos saya, namanya Pak Johan. Dia menanyakan bos saya. Saya bilang bos tidak ada di tempat,” terang dia, Selasa Rabu (19/9).

Setelah itu, pria itu mengungkapkan kedatangannya disuruh bos Yeti. Ia diminta datang ke toko dan meminjan ponsel Yeti untuk memotret salah satu petak tanah yang hendak disewa sang bos Yeti. 

“Orangnya sangat meyakinkan. Dia bilang mau cek tanah dan disuruh bos memfoto lokasinya menggunakan ponsel saya,” katanya. 

Menurut korban, pelakunya jika ponselnya jadul dan tidak ada kameranya. Meresa orang itu benar kenalan bosnya, Yeti pun menyerahkan ponselnya.

Setelah pelakunya pergi, Yeti berinisiatif untuk menelpon Johan, bosnya. “Bos saya bilang kalau tidak pernah menyuruh orang dan tidak hendak menyewa tanah,” jelas dia.

Sontak, Yeti pun terkejut dan langsung berusaha menghubungi ponselnya. Namun, sudah tidak aktif. Yeti ingat, tokonya dilengkapi CCTV. Ia pun segera melihat kembali hasil rekaman CCTV.

Yeti mengungkapkan, pelaku memiliki ciri-ciri kulit agak hitam, lumayan tinggi, agak gemuk, rambut keriting dan menggunakan masker berwarna abu-abu. 

“Pelaku memakai sepatu, baju batik, jaket kulit juga,” papar dia. 

Sayangnya, Yeti tidak segera melaporkan kejadian tersebut ke Polres Malang Kota. Sampai saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terhadap kasus ini. (tea) 

Berita Terkait

Baca Juga