Mengaku Hindari Konflik Antar Ormas Islam, Din Syamsuddin Mundur dari Utusan Khusus Presiden

  • 2018-09-22
  • Editor :junaedi
  • dibaca :1251
Mengaku Hindari Konflik Antar Ormas Islam, Din Syamsuddin Mundur dari Utusan Khusus Presiden Din Syamsuddin.(dok.cnn-indonesia)

JAKARTA- Menghindari konflik antar organisasi masyarakat (ormas) Agama Islam menjadi alasan Din Syamsuddin mengundurkan diri sebagai Utusan Khusus Presiden untuk Dialog dan Kerjasama Antaragama dan Peradaban.

Din mengatakan saat ini ia masih menjabat di berbagai organisasi keagamaan, seperti pimpinan ranting Muhammadiyah Pondok Labu dan Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI). 

Atas dasar itu, Din merasa jika dirinya masih menjadi Utusan Khusus Presiden maka berpotensi menimbulkan persepsi jika dirinya mendukung kubu pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut satu, Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin.

"Kelompok umat agama ini terbelah dengan pemilihan presiden (pilpres) ini, kalau saya berada di salah satu nanti tidak positif," ungkap Din dikutip dari cnn-indonesia.com, Sabtu (22/9).

Niat Din mengundurkan diri dari jabatannya di pemerintahan telah ada di benaknya sejak Jokowi resmi mencalonkan diri sebagai presiden pada Pilpres 2019. Namun, surat pengunduran diri baru ia kirimkan ke Jokowi pada Jumat (21/9).

"Tapi nunggu kemarin Komisi Pemilihan Umum (KPU), hal itu terkait dengan telah definitifnya Pak Jokowi sebagai calon presiden," ucap Din.

Dengan pengunduran dirinya, Din berharap pemilihan presiden (pilpres) 2019 bisa berlangsung aman, damai, dan sejuk. 

Untuk itu, ia mengimbau kepada kedua kubu pasangan calon presiden dan wakil presiden agar tak saling menghina dengan mengucapkan kalimat yang berbau ujaran kebencian.

Lebih lanjut ia mengatakan sebagai pejabat di berbagai organisasi agama, Din seharusnya memang memiliki sikap netral di depan publik. Namun, netral di sini bukan berarti tidak memilih salah satu atau menjadi golongan putih (golput).

"Tentu saya punya pikiran sendiri, tentang siapa yang lebih baik nantinya ya itu hak pribadi saya," terang Din.

Mantan Ketua Umum Muhammadiyah ini berharap Jokowi memahami keputusannya untuk undur diri dari jabatan utusan khusus presiden. Sebab, Din mengaku tak akan kompromi lagi karena keputusannya sudah bulat.

"Saya minta bicara empat mata dengan

Berita Terkait

Baca Juga