Begitu Pengakuan Pak Guru Penculik Muridnya

  • 2018-09-22 penulis : Agung Priyo
  • Editor :junaedi
  • dibaca :1620
Begitu Pengakuan Pak Guru Penculik Muridnya Ustaza Alfia, ibu LB didampingi Wakapolres Malang dan Kasatreskrim memberikan keterangan kepada media.  l

MALANG- Pengakuan Sobirin, guru tidak tetap (GTT), warga Dusun Golek, Desa Karangduren, Pakisaji, Kabupaten Malang mengaku sengaja membawa kabur muridnya, LB dari sekolah. Namun, pria berusia 40 tahun ini, mengelak atas tuduhan kalau telah melakukan pelecehan seksual pada korban. 

“Saya sengaja membawa kabur,”  ucap Sobirin, dengan nada dan raut wajah tidak bersalah, Sabtu (22/9).  

Alasan Sobirin membawa kabur muridnya itu karena untuk memberi pengertian kepada orangtua LB. Sebab dia mengaku,  LB ingin terus bersama Sobirin untuk bermain band. Orangtua LB, tidak lagi mengizinkan anaknya bermain musik lagi. 

“Supaya orangtuanya mengerti, kalau anaknya ingin terus bermain musik,” ujarnya sembari menahan rasa sakit karena luka tembak di kaki kanannya. 

Kalau sampai ia membawa muridnya lari ke gunung atau Lembah Paini, hanya untuk sembunyi saja. Rencananya Senin esok, LB akan dipulangkan dan ia menyerahkan diri.

"Apalagi anaknya juga meminta pulang hari Senin saja. Makanya selama ini kami berada di Lembah Paini itu saja," akunya.  

Sobirin pun menjebutkan tidak terjadi apa-apa dangan siswa itu. Dia hanya memeluk LB, karena kondisinya dingin ketika malam hari.

"Hanya sekali ini saja. Sebelumnya sama sekali tidak pernah melakukan apapun," kata duda tanpa anak ini.  

Sementara itu, sang ibu LB, Ustaza Alfia, mengaku mengenal Sobirin, sebagai guru musik dan seni anaknya di sekolah. 

Menurutnya, LB, adalah anak pertama dari dua bersaudara. Selama ini anaknya memang suka bermain musik sejak kelas II. Namun dia melarang anaknya bermain musik, karena lupa dengan pelajaran lainnya.  

"Selama ini kalau bermain musik memang dengan teman-teman sekolah serta dengan Sobirin. Tapi karena pelajarannya terganggu, saya melarangnya bermain musik lagi," terangnya. 

Dengan tertangkapnya Sobirin dan kembali ditemukannya LB, Fia, sapaan akrabnya mengaku sangat berterima kasih kepada polisi yang menangkap pelakunya. Dia juga meminta Sobirin, dihukum seberat-beratnya.  (agp)

Berita Terkait

Baca Juga