Tiga dari Lima Pencuri Mobil di Turen Ditembak Polisi. Ini Identitas Mereka

  • 2018-09-25 penulis : Agung Priyo
  • Editor :junaedi
  • dibaca :2235
Tiga dari Lima Pencuri Mobil di Turen Ditembak Polisi. Ini Identitas Mereka Dua dari lima tersangka Curanmor yang ditembak petugas.(agung)

MALANG – Hanya berselang 12 jam Satreskrim Polres Malang, berhasil melumpuhkan pelaku pencurian mobil Toyota Yaris N-1825-FG di  Perum Posindo, Kelurahan/Kecamatan Turen, Kabupaten Malang. Lima orang pelakunya dibekun tiga diantataranya ditembak. 

Selain itu, Polisi juga berhasil menyita barang bukti hasil kejahatan mereka mobil Toyota Yaris sebagai barang bukti. Mobil itu diamankan dari tangan dua perantara penjualnya.

Mereka yang ditangkap itu adalah Suprianto, 38, Subhan, 39, serta Masudi, 38. Ketiganya warga Tekung, Lumajang. Mereka bertiga ini eksekutor pencurian mobil dan terpaksa ditembak kakinya karena berusaha melawan dan melarikan diri ketika akan ditangkap. 

Barang bukti Toyota Yaris yang ikut diamankan petugas

Dua pelaku lainnya, yang ikut diamankan adalah Supar dan Safii, juga warga Lumajang, Jawa Timur. Keduanya adalah makelar dari ketiga tersangka, untuk menjualkan mobil hasil curian kepada orang lain. 
Lebih dari itu, polisi masih mengejar satu tersangka lagi. Ia berinisial berinisial Y.

Kasatreskrim Polres Malang, AKP Adrian Wimbarda, mengkonfirmasi penangkapan pelaku Curanmor itu. Menurutnya, kasusnya masih dikembangkan. 

“Benar mas, dalam waktu 12 jam (pencuri mobil) sudah tertangkap,” tegasnya.

Sebelumnya, mobil Toyota Yaris N-1825-FG milik Adi Eko Susanto, 39, warga Desa Sitirejo, Sumbermanjing Wetan, Senin (24/9) dini hari hilang dicuri. Pelaku menggondol mobil warna kuning metalik itu, ketika diparkir di teras rumah korban di  Perum Posindo, Kelurahan/Kecamatan Turen.

Sementara, pengakuan ketiga pelaku curanmor mengaku jika pencurian itu tidak direncanakan sebelumnya. Mereka spontan dengan keliling menggunakan mobil Avanza sewaan. Begitu mendapat sasaran, mereka lantas beraksi.

“Yang masuk ke dalam rumah saya. Sama sekali tidak direncanakan dan tidak menggunakan ilmu sirep,” tutur Subhan kepada petugas.(agp)
 

Berita Terkait

Baca Juga