Malangnya Bapak Ini, Membakar Daduk Malah Tewas Terpanggang

  • 2018-09-25 penulis : Agung Priyo
  • Editor :junaedi
  • dibaca :3099
Malangnya Bapak Ini, Membakar Daduk Malah Tewas Terpanggang Kanitreskrim Polsek Pakisaji, Ipda S. Budi Santoso, menunjukkan lokasi di mana tubuh korban terbakar.(agung)

MALANG – Nahas dialami Nariono, warga Dusun Sumber Kunci, Dadapan, Ngajum, Kabupaten Malang, Selasa (25/9). Pria berusia 55 tahun ini, tewas terpanggang di lahan tebu miliknya di Desa Kesamben, Ngajum. Korban terpanggan ketika sedang membakar daduk (daun tebu kering).

“Tidak ada unsur kesengajaan. Usai dievakuasi, jenazah dibawa pulang ke rumah duka. Pihak keluarga menolak dilakukan visum, dengan membuat surat pernyataan tertulis,” kata Kapolsek Ngajum, AKP Farid Fathoni.

Peristiwa ini sempat menggemparkan warga. Terjadi sekitar pukul 09.00. Pagi itu, korban diketahui ke kebun tebu miliknya yang baru saja dipanen. Ia kemudian membakar daduk. 

Awalnya korban membakar daduk di lahan miliknya. Namun lantaran kencangnya angin, api segera membesar dan tanpa disadari api menjalar ke lahan tebu milik orang lain yang bersebelahan dengan lahannya. Tebu milik tetangganya itu belum dipanen.

Melihat itu, korban berlari dan berusaha memadamkan api dengan alat seadanya. Namun bukannya padam, tetapi api kian membesar dan bahkan korban terjebak di antara kobaran api. 

Saat ditemukan, korban dalam posisi tengkurap sembari memegang sabit. Namun nyaris tidak dikenali karena dalam kondisi terpanggang.

Parpani, warga Desa Permanu, Pakisaji yang kebetulan ada di lokasi, berusaha minta tolong kepada Ngateno, petani tebu lainnya. Namun karena api yang kian besar, keduanya tidak bisa berbuat apa-apa. Mereka baru bisa mendekati tubuh korban setelah api padam dengan sendirinya.
 
Setelah mengetahui korban terpanggang, keduanya melaporkan ke Polsek Pakisaji. 

“Kami segera ke TKP dan memelakukan olah TKP. Ternyata TKP masuk wilayah Kecamatan Ngajum. Dan korban saat itu, langsung dievakuasi keluarganya,” jelas Kanitreskrim Polsek Pakisaji, Ipda S. Budi Santoso.(agp)

Berita Terkait

Baca Juga