Siswi MTsN Kota Batu Temukan Granyola Bar, Daun Kelor Pencegah Stunting

Siswi MTsN Kota Batu Temukan Granyola Bar, Daun Kelor Pencegah Stunting Siswi MTsN Kota Batu menunjukkan medali emas dan penghargaan Internasional IYIA ke-5 setelah menciptakan produk Daun Kelor pencegah stunting.

BATU – Prestasi membanggakan diukir siswi Madrasah Tsnawiyah Negeri (MTsN) Kota Batu. Penemuan produk Granyola Bar, Daun Kelor Pencegah Stunting yang diikutkan dalam International Young Inventors Award (IYIA) di Kuta, Bali September 2018 lalu, berhasil menyabel medali emas dan panghargaan.


Bahkan yang lebih menarik  lagi, keberhasilan itu diraih mereka dari ajang tingkat internasional yang diikuti pertama kalinya. Kelima siswi itu adalah Selvin Ceria Mita Ramadhan, Azizah Alif Habibillah, Rosiana Fitri Fadilah, Aprilia Nanda Indri Rosita dan Nova Arifianti Putri.
Mereka menceritakan, awal mula melakukan penelitian saat tergabung dalam Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) MTsN. Di mana mereka mencoba untuk membuat produk makanan khusus untuk diet. "Awalnya kami tergabung dalam KIR di sekolah. Saat membaca literatur kami mulai melakukan penelitian kecil-kecilan untuk produk diet dari buah tin yang dikemas makanan ringan berupa fruit bar," ujar Selvin Ceria Mita Ramadhan, yang memulai ceritanya.


Kemudian, dari riset itu, meraka diarahkan oleh Slamet Budi Cahyono, dosen Universitas Brawijaya yang juga pembimbing mereka dalam mengikuti kejuaraan tingkat internasional untuk membuat riset dari Daun Kelor. Di mana daun kelor tersebut nantinya berfungsi sebagai obat pencegah stunting.
"Akhirnya kami memulai riset itu, dan membaca literatur dari berbagai buku yang berkaitan dengan daun kelor. Setelah tahu, ternyata daun kelor juga mudah didapatkan di Kota Batu, kami langsung melakukannya," beber Selvin.


Mereka, mengatakan sebelumnya, daun kelor banyak terbuang percuma. Bahkan tak banyak masyarakat yang memasaknya sebagai campuran sayur asam atau campuran lalapan sayur.  Dari arahan pembimbing itulah, kemudian sejak bulan

Berita Terkait