DPM-PTSP: Kota Malang Moratorium Mini Market Sejak 2015. Ada Yang Baru Berarti Tak Berizin

DPM-PTSP: Kota Malang Moratorium Mini Market Sejak 2015. Ada Yang Baru Berarti Tak Berizin Mini Market Indomaret di Jalan Raden Panji Suroso Kota Malang yang baru.

MALANG- Sengketa toko moderen atau mini market di Jalan Panji Suroso, Kota Malang mengungkap keberadaan toko Indomaret yang tak berizin mencapai 162 di kota ini.


Priyadi, Kasatpol PP Kota Malang yang mengkonfirmasikan jumlah itu menyebut, sebaran tok0 Indomaret tak berizin itu tersebar di lima kecamatan di Kota Malang.  Meski begitu ia mengaku belum dapat melakukan tindakan.  


“Benar menurut data dari perizinan (Dinas Penaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu,red) seperti itu,” jelas Priyadi dikutip dari Malang Post. 


Priyadi menegaskan pihaknya menunggu SOP yang ada untuk menindaknya. SOP yang dimaksudkan adalah seperti pemanggilan terhadap pengelolanya dan perlunya Satpol PP mengetahui detail dari toko dan lokasi mana saja yang benar-benar tidak berizin.

“Sesuai SOP dulu. Nanti pasti akan ditindak tegas,” ungkap Priyadi.  

Sementara itu, Kabid Data dan Sitem Informasi DPM-PTSP Kota Malang Alwiyah menjelaskan sejak 2015 lalu pihaknya tidak menerbitkan satupun izin baru terkait pendirian atau operasional toko dan mini market Kota Malang.


“Kan ada moratorium toko modern sudah beberapa tahun ini. Makanya jika ada toko modern baru yang berdiri sudah pasti tidak ada izinnya,” paparnya. 


Jika memang ditemukan, Satpol PP disebutkan berhak melakukan tindakan. Ia melanjutkan selama ini layanan yang diberikan DPM-PTSP Kota Malang berkaitan dengan toko modern hanyalah pengurusan perpanjangan masa izin saja. 

Sedangkan legal Indomaret Malang, Hartoyo yang dikonfirmasi via telepon mengaku tidak paham dengan persoalan itu. “Saya kurang begitu paham, saya kurang tahu,” ujarnya sambil buru-buru menutup telepon.(fin/nda/ica)
 

Berita Terkait

Baca Juga