Remaja Surabaya dan Malang, Bobol Kartu Kredit Orang Amerika dan Jepang | Berita Hari ini

Remaja Surabaya dan Malang, Bobol Kartu Kredit Orang Amerika dan Jepang

  • 2018-10-19
  • Editor :goly
  • dibaca :4672
Remaja Surabaya dan Malang, Bobol Kartu Kredit Orang Amerika dan Jepang Gelar perkara kejahatan cyber oleh dua remaja Surabaya dan Malang di Polda Jatim

SURABAYA  – Kartu kredit warga Amerika dan Jepang dibobol (carding) remaja Surabaya dan Malang, Dimas (20) dan Ferry (22). Mereka sejak tahun lalu membobol sekitar Rp 500 juta.
Mereka ditangkap bukan berkat pelacakan Interpol. Mereka ditangkap setelah terlacak patroli cyber oleh Subdit V Cyber Crime, Ditreskrimsus Polda Jatim.


Pembobolan ini bukan tarik uang tunai, melainkan carding.
Carding adalah berbelanja menggunakan identitas kartu kredit orang lain. Nomornya diperoleh secara ilegal. Mencuri data di internet. Sebutan pelakunya adalah Carder (penipu).
Kasubdit V Cyber Crime, Ditreskrimsus Polda Jatim, AKBP Harissandi, menjelaskan, modus kedua tersangka adalah membobol data korban pemegang kartu kredit di luar negeri. Korbannya di Jepang dan Amerika Serikat.
“Tersangka mendapat kode kartu kredit dari akun Facebook milik korbannya kemudian dipakai belanja online,” ujarnya di Mapolda Jatim.


Hasil pemeriksaan, kedua tersangka mengaku membobol identitas korban melalui Facebook. Tepatnya, Grup Facebook bernama Blackmarket ID.
“Setelah nomor kartu kredit korban dibobol, para pelaku selanjutnya membeli barang-barang dari situs luar negeri,” katanya.


Identitas korban tidak disebutkan polisi. Juga tidak dijelaskan, apakah korban mengetahui Bahwa kartu kreditnya dibobol warga Indonesia. Menurut Harissandi, perbuatan kedua tersangka terungkap saat petugas Cyber Patrol Polda Jatim mendeteksi aktivitas mencurigakan di dunia maya. Menurutnya, butuh proses cukup lama untuk mengetahui keberadaan pemilik IP Address Network yang dipakai tersangka.
“Kedua tersangka terbukti melakukan kejahatan cyber mengambil dan memakai kartu kredit tanpa seizin korban,” terangnya.


Kedua pelaku bekerjasama dalam menjalankan aksinya. Dimas tinggal di Surabaya, Ferry di Malang. Mereka membelanjakan kartu kredit milik warga Amerika dan Jepang.

Pelaku Gila Belanja
Meskipun para pelaku bekerjasama, namun ‘belanjaan’ mereka hasil carding berbeda. Kepada polisi, salah satu tersangka mengungkapkan, hasil kejahatannya digunakan plesir ke luar negeri.
“Untuk beli tiket pesawat ke luar negeri. Semua saya pakai sendiri.

Berita Terkait

Baca Juga