Gemar Tenis Meja Sejak TK, Zafirah Yaffa Zabrina diberangkatkan Timnas ke Turnamen Internasional di Cina

  • 2018-10-22 penulis : Fino
  • dibaca :826
Gemar Tenis Meja Sejak TK, Zafirah Yaffa Zabrina diberangkatkan Timnas ke Turnamen Internasional di Cina Zafirah Yaffa Zabrina, atlet tenis meja klub PTM Makota berprestasi.

MALANG - Prestasi tenis meja Kota Malang tergambar dari berbagai piala yang terpajang di klub-klub pembina atletnya. PTM Makota, yang bermarkas di Araya, mengantongi begitu banyak deretan piala kejuaraan tingkat regional hingga nasional. Tidak mengherankan, bila satu atletnya, Zafirah Yaffa Zabrina, dipanggil timnas untuk mewakili Indonesia berangkat ke turnamen internasional di Cina.


Pembawaan Zafirah Yaffa Zabrina kalem dan luwes saat ditemui di tempat latihan PTM Makota di Araya. Lesung pipit yang mengintip di pipinya selalu terlihat ketika Zafira menyunggingkan senyum. Dengan jilbab yang membalut kepalanya, remaja 15 tahun ini pun terlihat santai dan enjoy ketika menjawab berbagai pertanyaan soal dunia tenis meja.


Fira, sapaan akrabnya, adalah atlet tenis meja PTM Makota yang mendapatkan panggilan membela timnas Indonesia dalam 2018 Silk Road  Cup China-Asean Table tennis Tournament. Rencananya, Fira sebagai satu-satunya atlet dari Malang yang membela timnas tenis meja, bakal bertanding di Guangxi melawan atlet remaja seluruh dunia, pada 27-28 Oktober 2018.
Fira membawa harum nama Bhumi Arema karena atlet timnas lainnya berasal dari ibukota dan sekitarnya. Atlet lain yang berangkat mewakili timnas, yaitu Rafanael Nikola Niman, Rahmat Taufik Nursabri Pakaya, Taufik Zikri, Al Isra Nur Rizka Pakaya dan Anastasya Fabian. Kelima atlet ini berasal dari Bekasi, Banten dan Jakarta.


Fira direncanakan berangkat ke negeri tirai bambu pada 25 Oktober 2018 dari Bandara Sukarno Hatta. Siswi kelas 10 SMKN 12 Malang tersebut mengaku bangga bisa mengharumkan Kota Malang di kancah internasional. “Saya senang bisa membela timnas dan bermain tenis meja di Cina. Ini pengalaman pertama saya,” kata Fira.


Dia mengakui pengalaman membela timnas untuk melawan para atlet internasional adalah kesempatannya mengembangkan pengalaman dan jam terbang sebagai atlet tenis meja. Setelah menerima pemberitahuan bahwa dia bakal berangkat mewakili Indonesia di kompetisi internasional,

Berita Terkait

Baca Juga