Pacaran Di Alun-alun Dua Mahasiswa Diamankan Satpol PP

  • 2018-10-23
  • Editor :goly
  • dibaca :1641
Pacaran Di Alun-alun Dua Mahasiswa Diamankan Satpol PP sepasang kekasih terpaksa diamankan, karena dianggap melakukan perbuatan asusila di tempat umum

PROBOLINGGO - Sepasang muda – mudi diamankan Satpol PP Alun-alun Kota Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, usai kepergok sedang berciuman di tempat umum. Saat diciduk jajaran petugas penegak perda, sepasang mahasiswa di Kabupaten Probolinggo itu pun hanya bisa menangis. Alun-alun Kota Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur,  sering kali jadi tempat favorit untuk muda-mudi dalam berpacaran.


 Informasi yang dihimpun, sejoli mahasiswa itu awalnya tengah asyik berpacaran di tempat duduk sisi timur alun-alun kota Kraksaan kabupaten probolinggo. Yang jadi sorotan, gaya berpacaran keduanya terlalu intim.
“Kebetulan, ada anggota Satpol PP yang melintas dan mendapatkan keluhan dari masyarakat. Sehingga,  Satpol PP pun langsung mengamankan kedua mahasiswa itu ke kantor Satpol PP untuk dilakukan pembinaan,” kata Kepala Dinas Satpol PP Kabupaten Probolinggo, Dwijoko Nurjayadi.


Keduanya saat dilakukan pembinaan mengakui kesalahannya dan menyesalinya. Bahkan, sepasang kekasih itu pun menangis di depan petugas. Mereka minta agar bisa dipulangkan dan tidak dipanggil orang tuanya.
Karena, keduanya benar-benar tidak tahu kalau dilarang berpacaran di tempat umum. HS,( 19th), warga Desa Pandan Laras, Kecamatan Krucil kabupaten probolinggo mengatakan, dirinya berpacaran dengan AS, baru sekitar sebulan terakhir.
“Mereka mengaku tidak ada niatan sampai berpacaran mesum ditempat umum. Kebetulan, ada waktu kosong kuliah, mereka pun janjian bertemu di alun-alun kota Kraksaan dan duduk berdua,” akunya saat dibawa ke Kantor Dinas Satpol PP Probolinggo.


Kedua mahasiswa yang diketahui ternyata sepasang kekasih terpaksa diamankan, karena dianggap melakukan perbuatan asusila di tempat umum.
"Kami hanya lakukan pembinaan dan membuat surat pernyataan. Sebab setelah diperiksa, kedua mahasiswa itu benar-benar menyadari kesalahannya dan tidak akan mengulangi lagi,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Baca Juga