Wali Kota Malang Tutup Satu Toko Indomaret, 42 lainnya Toko Tak Berizin Bakal Menyusul Nasibnya

  • 2018-10-24
  • Editor :junaedi
  • dibaca :879
Wali Kota Malang Tutup Satu Toko Indomaret, 42 lainnya Toko Tak Berizin Bakal Menyusul Nasibnya Wali Kota Malang Sutiaji (kiri) ketika sidak ke sejumlah toko Indomaret.(firman)

MALANG- Janji Wali Kota Malang, Sutiaji  menindak toko modern tak berizin benar-benar dilakukan. Satu 'korban' pertamanya, toko Indomaret di Jalan Mayjen DI Panjaitan. 

Sebelumnya Sutiaji mendatangi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) dan meminta data toko tak berizin.  Di kantor ini ia mendapati 43 toko modern bermasalah dalam urusan perizinan.  

Usai memeriksa berkas perizinan, dia pun  turun lapangan. Didampingi petugas DPM-PTSP, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Badan Pelayanan Pajak Daerah (BP2D) dan Satpol PP, Sutiaji meluncur ke Indomaret di Jalan Mayjen DI Panjaitan.  

Di lokasi yang dituju, ia menanyakan pengelola tentang kelengkapan perizinan. Tujuannya untuk cocokkan data. Namun tak ada satu pun yang bisa menunjukkan dokumen perizinan. Sutiaji langsung mengambil tindakan.  Menutup toko Indomaret itu. 

Sebelumnya ia meminta nomor telepon Rivan Prayogi  supervisor toko itu.  Melui sambungan telelpon itu ia menyampaikan toko yang dikelola Rivan diminta untuk tutup.

“Mohon maaf, karena Anda belum bisa membuktikan ritel berizin, saya sudah cek di dinas. Tolonglah jangan buka dulu. Jadi biar ada azas kepatuhan. Saya prinsipnya tidak pernah mempersulit investasi. Tapi regulasi harus ditaati bersama, tolong ya mas. Sama-sama mengerti,” kata Sutiaji saat menelepon Rivan. 

Seketika itu toko tersebut ditutup. Lima karyawan yang sedang bekerja langsung menghentikan toko modern yang sudah beroperasi sejak Agustus itu. 

Kepala shift ritel tersebut, Rudy Harianto mengatakan tidak mengerti urusan legalitas tempatnya bekerja. Ia hanya melakukan tugasnya untuk membantu penjualan.  

“Saya di sini disuruh jualan saja. Sama sekali tak tahu seperti ini. Saya kaget,” ungkap Rudy polos. 

Sebelumnya Sutiaji juga mendatangi Alfamart di Jalan Hamid Rusdi, depan Pasar Bunulrejo. Menurut data DPM-PTSP dan tim analisis hukum, toko modern ini belum memperpanjang izin operasionalnya. 

“Yang di depan Pasar Bunul ini jelas jaraknya tidak boleh dekat dengan pasar rakyat. Perda sekarang sudah diatur, kita ajukan

Berita Terkait

Baca Juga